Laba bersih BTN pada kuartal III-2017 tersebut disumbang oleh pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang naik 16,95% secara tahunan dari Rp 5,59 triliun di September 2017 menjadi Rp 6,54 triliun. Pendapatan operasional hingga September 2017 tercatat Rp 1,2 triliun atau lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2016 di angkat Rp 891 miliar.
Beban bunga Bank BTN tercatat hanya tumbuh sebesar 9,21% yoy per September 2017, atau berada di bawah kenaikan pendapatan bunga sebesar 12,59% yoy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total aset BTN naik 17,56% yoy menjadi Rp 231,93 triliun atau naik dari Rp 197,29 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross BTN pada September 2017 turun dari 3,6% di September 2016 menjadi 3,07%.
NPL nett BTN per September 2017 pun tercatat sebesar 2,06% atau turun dari 2,4% pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Sementara, rasio kecukupan modal (capital adequacy rasio/CAR) BTN tercatat sebesar 16,97%. (ang/ang)











































