Follow detikFinance
Minggu 29 Oct 2017, 10:43 WIB

Laporan dari Taipei

Tak Cuma Kirim Uang, Sekarang TKI di Taiwan Bisa Nabung

Dana Aditiasari - detikFinance
Tak Cuma Kirim Uang, Sekarang TKI di Taiwan Bisa Nabung Foto: Dana Aditiasari
Taipei - Sedikitnya 256.000 tenaga kerja Indonesia (TKI) mengadu nasib di Taiwan. Dari kaca mata ekonomi, para TKI yang ada di Taiwan menyumbang pemasukan negara cukup besar dari remitansi alias pengiriman uang ke tanah air.

"Sumbangan remitansi dari Taiwan itu sekitar Rp 1,3 triliun sebulan," kata Kepala Kantor Perdagangan dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Robert James Bintaryo di Grand Hyatt Hotel Taipei, Taipei, Sabtu (28/10/2017) malam.

Sayang, para TKI masih kesulitan mengatur keuangannya. Karena saat ini belum tersedia layanan tabungan dari bank nasional di Taiwan. Sehingga, setiap kali memperoleh penghasilan langsung dikirim ke keluarga di tanah air. Adapun layanan tabungan baru bisa dilakukan di perbankan lokal Taiwan. Sehingga potensi pengelolaan dana para TKI tersebut tak maksimal bisa dimanfaatkan oleh lembaga keuangan tanah air.

Menjawab tantangan tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk menjalin kerja sama dengan KDEI Taipei untuk mensinergikan antara BRI dengan KDEI Taiwan untuk memberikan pelayanan finansial yang komprehensif bagi para TKI selama di Taiwan maupun setelah kembali ke Indonesia.

Tak Cuma Kirim Uang, Sekarang TKI di Taiwan Bisa NabungTak Cuma Kirim Uang, Sekarang TKI di Taiwan Bisa Nabung. Foto: Dana Aditiasari

Penyediaan dan pemanfaatan jasa-jasa perbankan bagi pekerja migran di Taiwan diimplementasikan dengan pemberian akses perbankan melalui Kartu Pekerja Indonesia (KPI) yang dimiliki oleh TKI. Dengan kerja sama ini, TKI pemegang KPEI tak hanya bisa mengirim uang ke tanah air, tapi juga bisa menabung dan melakukan transaksi perbankan lainnya layaknya bank yang ada di Indonesia.

"Kerja sama ini merupakan bentuk kepedulian Bank BRI untuk memberikan akses perbankan yang memadai bagi para pahlawan devisa negara. Dengan adanya akses layanan perbankan yang kami berikan melalui KPI, kami berharap para pekerja TKI di luar negeri semakin nyaman dalam bekerja," ungkap Direktur Utama Bank BRI Suprajarto.

Tak Cuma Kirim Uang, Sekarang TKI di Taiwan Bisa Nabung.Tak Cuma Kirim Uang, Sekarang TKI di Taiwan Bisa Nabung. Foto: Dana Aditiasari

Kerja sama tersebut dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Direktur Institution Bank BRI Sis Apik Wijayanto dengan Kepala KDEI Taipei Robert James Bintaryo, disaksikan oleh Direktur Utama Bank BRI Suprajarto, perwakilan pemerintah dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Tenaga Kerja, dan BNP2TKI.

Kartu KPI digunakan oleh pekerja Indonesia yang menjadi TKI di Taiwan. Kartu ini juga berfungsi sebagai kartu identitas TKI dan berisi informasi terkait ketenagakerjaan. KPI merupakan kartu identitas pekerja TKI yang dapat berfungsi sebagai kartu untuk mengakses berbagai fasilitas perbankan.

"Kami menambahkan fasilitas perbankan yang terintegrasi dengan KPI agar sebagai kartu debit BRI dan bisa dimanfaatkan untuk bisa digunakan transaksi pengiriman uang valas (remittance). Selain itu, pemegang KPI dapat memanfaatkan kartu KIP sebagai rekening induk pengelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Hal ini dilakukan dalam upaya memberikan rasa aman, perlindungan, dan pemberian nilai tambah untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja migran Indonesia," imbuh Suprajarto

Untuk mempermudah layanan remitansi Bank BRI di Taiwan dan negara-negara lainnya, Bank BRI menyediakan Layanan BRIfast Remittance yang didukung kerjasama bilateral antara BRI dan 49 Counterpart Remittance terpilih yang tersebar di berbagai negara dan telah menggunakan aplikasi BRIfast Remittance System,negara tersebut antara lain Arab Saudi, Hongkong, Qatar, Singapura, Taiwan, Brunei, Jepang, UAE, USA, Korea, Malaysia dan Taiwan.

Adapun KPI BRI dilengkapi dengan QR code yang dapat diakses untuk kepentingan imigrasi oleh pekerja migran itu sendiri maupun perwakilan pemerintah RI di luar negeri dalam hal ini Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), maupun KDEI untuk mengakses data komprehensif TKI melalui aplikasi BRI KPI di Play Store (android).

Dengan KPI BRI, para TKI dapat membuka tabungan Simpedes TKI dengan setoran Rp 10.000 dan tabungan BritAma TKI dengan setoran awal Rp 20.000.

Fasilitas tabungan tersebut terintegrasi dengan layanan jaringan Bank BRI di seluruh Indonesia yang hingga triwulan ketiga atau 30 September 2017 telah mencapai 10.660 unit kerja, dan 357.679 e-channel.

Pada periode Januari-Desember 2016, BRI mencatat, ada 578 ribu transaksi remitansi dengan nilai Rp 3,5 triliun. Sementara pada periode Januari - September 2017 ada 432.876 transaksi remitansi dengan nilai transaksi Rp 2,7 triliun. (dna/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed