Pantauan detikFinance, upacara yang sekaligus memperingati hari lahirnya Kementerian Keuangan ini tidak seperti upcara pada umumnya. Pejabat dan seluruh pegawai yang mengikuti peringatan upacara ini mengenakan pakaian adat.
Sri Mulyani sendiri mengenakan pakaian adat Jawa dengan kebaya berwana hijau dibalut dengan kain batik ini tiba di lokasi pukul 7.30 WIB dan langsung menaiki mimbar pembina yang sudah disiapkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lapor, peringataan upacara Sumpah Pemuda dan Hari Oeang segera dilaksanakan," kata pemimpin.
"Laksanakan," jawab Sri Mulyani sebagai pembina upacara.
Setelah itu, pembina upacara juga memimpin dilakukannya mengheningkan cipta sebagai bentuk hormat kepada para jasad pahlawan, lalu ada pula pembacaan pancasila dan UU 1945.
Foto: Hendra Kusuma/detikFinance |
Diketahui, penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI) untuk pertama kalinya pada 30 Oktober 1946 yang sekaligus menjadi momen sejarah yang menjadi bukti bahwa ORI merupakan alat pemersatu bangsa sekaligus sebagai lambang identitas kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia di mata dunia.
Hari ini, 71 tahun yang lalu ditetapkan pula menjadi hari lahir Kementerian Keuangan, yaitu organisasi pertama yang dibentuk pemerintah pada awal kemerdekaan. Hal ini menunjukan pentingnya keberadaan tugas Kementerian Keuangan untuk mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Republik Indonesia serta mewujudkan tujuan kemerdekaan yaitu menciptakan masyarakat adil dan makmur, dan menjadi bangsa yang bermartabat.
Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi. Foto: Hendra Kusuma/detikFinance |












































Foto: Hendra Kusuma/detikFinance
Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi. Foto: Hendra Kusuma/detikFinance