Rupiah Masih Hadapi Tekanan Sentimen Bom

Rupiah Masih Hadapi Tekanan Sentimen Bom

- detikFinance
Selasa, 31 Mei 2005 09:58 WIB
Jakarta - Rentannya situasi keamanan di dalam negeri menjadi salah satu faktor negatif yang merembes ke pasar uang, sehingga berakibat pada menguatnya tekanan atas mata uang Rupiah."Bom Tentena, Poso, pekan lalu sampai sekarang masih terasa. Belum lagi situasi perekonomian nasional yang belum stabil karena terus terganggu oleh berbagai skandal perbankan. Ini sentimen negatif ke pasar uang," ujar seorang dealer valuta asing bank swasta di Jakarta, Selasa (31/5/2005).Pada perdagangan sesi pagi ini, Rupiah terpantau di kisaran Rp 9.486 per US$ 1 atau relatif stabil dibandingkan dengan penutupan kemarin yang terpantau di kisaran Rp 9.485 per US$ 1. "Bank Indonesia tampaknya akan terus menjaga rupiah agar tidak jatuh ke atas Rp 9.500 per US$ 1," ujarnya.Pelaku pasar, lanjutnya, juga masih akan menunggu beberapa data ekonomi Indonesia seperti misalnya data inflasi bulan Mei yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik, Rabu (1/6/2005) besok.Sementara untuk perdagangan hari ini, Rupiah diprediksi akan bermain di kisaran Rp 9.450-Rp 9.510 per US$ 1. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads