Follow detikFinance
Rabu 15 Nov 2017, 16:46 WIB

Bank Pangkas Bunga Deposito Biar Bunga Kredit BisaTurun

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Bank Pangkas Bunga Deposito Biar Bunga Kredit BisaTurun Foto: rengga sancaya
Jakarta - Bunga deposito perbankan mengalami penurunan hingga ke kisaran 4% - 5% untuk tenor yang berbeda. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, tingkat bunga deposito tersebut tergantung dengan suku bunga acuan BI 7-days repo rate yang sudah berada di posisi 4,25%.

Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan I OJK, Budi Armanto menjelaskan tingkat suku bunga juga tergantung dengan ekspansi kredit perbankan. Sekedar informasi, saat ini permintaan kredit di perbankan nasional masih lambat, dari data OJK per September 2017 pertumbuhan kredit tercatat 7,9%.

"Ekspansi kredit masih belum tinggi, tapi dana yang masuk cukup besar, otomatis bank over likuiditas ya. Karena itu bunganya diturunkan. Supaya beban bunganya tidak tinggi," kata Budi saat dihubungi detikFinance, Rabu (15/11/2017).


Dia menjelaskan, saat ini likuiditas di perbankan longgar, hal ini tercermin dari pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK). Dari data uang beredar Bank Indonesia (BI) per September 2017 tercatat Rp 4.992 triliun, tumbuh 11,1% dibandingkan periode bulan sebelumnya 9,4%.

"Karena likuiditasnya cukup banyak, bank saat ini dalam kondisi 'kalau mau masukan uang ya silahkan, tidak ya tidak apa apa' karena mereka juga harus mengurangi beban bunga," jelas dia.

Budi mengatakan, pengurangan beban bunga juga karena bank harus berkompetisi dengan non bank dalam hal penyaluran kredit. Pasalnya, dengan beban bunga yang tinggi, bunga kredit juga susah turun.


Sebelumnya, BI menyebutkan periode Januari 2016-September 2017 suku bunga kebijakan telah turun 200 basis poin (bps) kemudian diikuti bunga deposito yang turun 160 bps dan bunga kredit 123 bps. Perbankan dinilai ketat dalam melakukan ekspansi kredit sehingga penyaluran masih lambat dan menyebabkan dana yang tersimpan masih besar.

BI memperkirakan, intermediasi perbankan bisa sejalan dengan berlanjutnya dampak penurunan suku bunga acuan dan pelonggaran kebijakan makroprudensial yang dilakukan BI. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed