Rupiah Anjlok Lagi 57 Poin

Terimbas Trend Global

Rupiah Anjlok Lagi 57 Poin

- detikFinance
Rabu, 01 Jun 2005 17:04 WIB
Jakarta - Penguatan dolar AS terhadap semua mata uang dunia berimbas ke rupiah. Nilai tukar rupiah, Rabu (1/6/2005) ini ditutup melemah 57 poin ke posisi Rp 9.565 per US$ 1 dibandingkan penutupan kemarin yang berada di Rp 9.508 per US$ 1."Tampaknya pasar cenderung merespons melemahnya yen dan euro di pasar regional dan global, sehingga rupiah juga dibawa melemah," kata Analis valuta asing Bank BNI Hindria Listyadi.Selain dampak regional dan global, pelemahan rupiah ini juga dipengaruhi oleh sentimen negatif di dalam negeri berupa tidak menentunya kondisi keamanan. Kejadian bom di Tentena, Poso, pekan lalu masih membayangi pelaku pasar.Sementara sentimen positif dari data inflasi dan neraca perdagangan tidak berpengaruh signifikan menekan aksi beli dolar AS ini. "Bank Indonesia kelihatannya mengendorkan kontrolnya ke pasar hari ini, karena mereka akan mencoba menyerap likuiditas lewat lelang SBI," ujarnya.Dolar AS di pasar global juga menunjukkan penguatan sejalan dengan rencana bank sentral AS The Fed akan menaikkan suku bunganya lagi. Dengan rencana kenaikan suku bunga The Fed ini, dolar mampu menekan euro dan yen.Lelang SBIBank Indonesia pada lelang Rabu ini, kembali menaikkan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 1 bulan sebesar 3 basis poin menjadi 7,98 persen. Sementara untuk SBI 3 bulan menjadi 8,05 persen. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads