BI Dalam Posisi Dilema Tentukan Suku Bunga Acuan

BI Dalam Posisi Dilema Tentukan Suku Bunga Acuan

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 16 Nov 2017 12:00 WIB
BI Dalam Posisi Dilema Tentukan Suku Bunga Acuan
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Bank Indonesia (BI) dalam posisi dilema untuk memutuskan suku bunga acuan 7-day reverse repo rate pada sore ini.

Demikian analisa dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM UI) yang dikutip detikFinance, Kamis (16/11/2017).

Dalam analisa tersebut dituliskan, inflasi Oktober 0,01% (mtm) dan 3,58% (yoy) lebih rendah dari ekspektasi BI. Ini juga sekaligus menandakan masih lemahnya perekonomian Indonesia, terpengaruh perlambatan konsumsi rumah tangga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sisi global masih menjadi ancaman. Bank Sentral negara maju seperti Amerika Serikat (AS), Uni Eropa dan Jepang melakukan normalisasi kebijakan moneter mereka dan mengurangi besarnya neraca. Sehingga diproyeksikan masih besarnya tekanan jual di pasar aset di negara berkembang, termasuk Indonesia.


Dewan Gubernur BI tidak dalam posisi yang cukup tenang dalam memutuskan suku bunga acuan. Penurunan suku bunga acuan perlu bila yang dituju adalah dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam 18 bulan terakhir sudah ada pemangkasan 125 basis poin.

Tapi hal itu akan memukul nilai tukar rupiah. Meskipun cadangan devisa cukup besar agar rupiah tetap stabil.

"Kebutuhan BI untuk menjaga Rupiah dalam beberapa bulan ke depan tampaknya masih akan bertentangan dengan kebutuhannya dalam mendorong perekonomian riil domestik," tulis dalam analisa tersebut. (mkj/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads