Follow detikFinance
Kamis 23 Nov 2017, 06:56 WIB

Cerdas Memilih Asuransi Jiwa

Marviarum Eka Ramdiati - detikFinance
Cerdas Memilih Asuransi Jiwa Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Manurut data AAJI, sampai dengan bulan Juni 2016 dari seluruh perusahaan asuransi jiwa di Indonesia hanya 19,1 juta jiwa nasabah individu yang memiliki polis asuransi jiwa. Angka ini sangat kecil di bandingkan jumlah penduduk produktif di Indonesia.

Berbeda dengan negara maju seperti di Jepang yang hampir seluruh penduduknya terutama yang berusia produktif sudah memiliki polis asuransi jiwa.

Tingkat kesadaran terhadap pentingnya asuransi jiwa masih sengat kurang. Di artikel sebelumnya "Asuransi Jiwa Untuk Keluarga Tercinta" telah diuraikan kenapa asuransi jiwa sangatlah penting untuk orang-orang atau keluarga yang kita cintai.

Apakah Anda masih bingung karena banyaknya produk, jenis dan perusahaan jiwa yang ditawarkan? Atau Anda termasuk yang masih ragu terhadap asuransi terutama asuransi jiwa, karena beberapa orang di sekitar Anda memiliki pengalaman kurang baik terhadap produk asuransi.

Kali ini Anda tidak perlu bingung dan khawatir akan diuraikan bagaimana caranya agar Anda dapat memilih produk asuransi jiwa yang tepat, yang tentunya sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Pahami Produk Asuransi Jiwa dengan baik
Asuransi jiwa merupakan proteksi yang akan memberikan Anda ketenangan apabila Anda sudah tidak bisa memberikan nafkah kepada orang yang dicintai. Manfaat, keuntungan dan konsekuensi terhadap pemilihan produk harus Anda pahami di awal. Agar tidak terjadi kekecewaan di masa mendatang.

2. Tentukan berapa nilai UP (Uang Pertanggungan) yang diperlukan
UP atau Uang Pertanggungan merupakan sejumlah uang yang akan diterima oleh keluarga atau pewaris Anda setelah kematian Anda sebagai tertanggung. Nilai UP ini ditentukan dari beberapa faktor yaitu, berapa banyak anggota keluarga yang Anda tanggung, berapa nafkah minimal yang dibutuhkan semua anggota keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidup terutama anak-anak hingga nanti anak-anak Anda mandiri atau lulus kuliah.

3. Pisahkan dengan produk Investasi.
Untuk mendapatkan nilai UP (Uang Pertanggungan) yang maksimal dan nilai premi (iuran) yang minimal, sebaiknya pisahkan Asuransi Jiwa dengan produk investasi. Mungkin Anda khawatir apabila uang premi akan hilang begitu saja.

Di sini lah yang harus selalu diluruskan bahwa Asuransi Jiwa bukanlah Investasi. Asuransi Jiwa membeli proteksi, Ibarat Anda membeli Helm untuk melindungi kepala Anda saat berkendara motor. Apabila Anda tetap membeli Asuransi jiwa yang memiliki nilai investasinya maka konsekuensinya adalah nilai premi lebih besar dan nilai UP-nya akan kecil.

Sebagai gambaran Jika Anda berusia 27 tahun mengambil produk Asuransi Jiwa unit link maka premi yang harus Anda bayarkan sekitar 4 juta rupiah setahun untuk mendapatkan Uang Pertanggungan sebesar Rp 150.000.000.

Angka yang besar bukan? Jangan senang dulu, uang sebesar itu belum tentu cukup lho untuk membiayai kehidupan keluarga selama satu tahun. Jangan-jangan hanya cukup untuk membiayai pemakaman dan tahlilan.

Sedangkan dengan usia dan premi yang sama untuk produk Asuransi Jiwa Term Life ahli waris Anda bisa mendapatkan UP sekitar 1,5 milyar. Angka yang fantastis bukan? Uang tersebut juga belum tentu juga lho cukup untuk membiayai kehidupan keluarga terutama yang memiliki anak banyak hingga lulus kuliah karena setiap keluarga berbeda kebutuhan dan gaya hidupnya.

4. Cari alternatif beberapa produk dari beberapa perusahaan asuransi
Agar Anda tidak menyesal di kemudian hari carilah alternatif produk asuransi jiwa dari beberapa perusahaan asuransi. Telitilah dan pahamilah secara menyeluruh dan bandingkan semua fasilitas, keuntungan dan kekurangan dari berbagai alternatif produk asuransi jiwa tersebut.

Tidak hanya pada produknya, penting juga untuk melihat kredibilitas perusahaan Asuransi Jiwa tersebut karena asuransi adalah perjanjian jangka panjang. Sehingga penting untuk memastikan keberlangsungan perusahaan asuransi yang dipilih sampai beberapa tahun ke depan jangan sampai bermasalah.

Sangat dihindari memilih produk hanya karena ditawarkan orang terdekat tanpa meneliti dengan seksama untung ruginya produk yang ditawarkan, karena sebagian besar yang menyesal membeli polis asuransi adalah yang membeli dari orang terdekat dan tidak enak menolaknya.

5. Segera Minta Buku Polis
Jika Anda telah memutuskan untuk membeli asuransi jiwa dan telah melakukan pembayaran premi pertama, jangan lupa untuk segera meminta buku polis. Segera pelajari buku polis.

Apabila Anda tidak paham segera tanyakan kepada agen atau costumer care perusahaan Asuransi dipilih. Sangat Penting sekali membaca buku polis, karena semua ketentuan terhadap Asuransi yang Anda pilih tertuang dibuku polis termasuk mekanisme klaim.

Banyak nasabah asuransi jiwa yang tidak membaca atau memahami buku polis, sehingga pada saat klaim merasa kesulitan atau tidak diterima klaimnya di kemudian hari. Anda juga bisa memastikan apa yang telah dijelaskan oleh agen Asuransi sebelumnya tertuang di buku polis.

Apabila tidak tertuang di buku polis atau tidak sesuai dengan buku polis, Anda berhak komplain atau bahkan membatalkan membeli Asuransi Jiwa tersebut dan uang premi yang dibayarkan dikembalikan secara utuh apabila dilakukan selama masih dalam 30 hari buku polis Asuransi diterbitkan.

Anda harus berhati-hati apabila ada agen yang secara sengaja tidak memberikan buku polis untuk menghindari masa tenggang 30 hari. Ini masih sebagian kecil informasi tentang asuransi lho.

Mas Aidil Akbar Madjid dari AAM & Associates https://ow.ly/pxId30gC3BB yang juga Chairman dari IARFC Indonesia https://ow.ly/NbPy30gC3Dy sering mengatakan bahwa lebih dari 95% orang di Indonesia sering salah beli asuransi.

Coba anda pelajari lebih dalam melalui workshop dan kelas-kelas.

Ke mana saja? Ada yang dilakukan baik oleh AAM & Associates https://ow.ly/pxId30gC3BB maupun IARFC Indonesia https://ow.ly/NbPy30gC3Dy.

Untuk workshop Kaya Raya Dengan Reksadana di bulan Desember bisa dibuka di sini https://bit.ly/RDJKT12. Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info buka di sini https://bit.ly/PMJKT12.

Yang di Surabaya bisa cek info workshop di sini https://bit.ly/PMSBY17 dan di sini https://bit.ly/RDSBY12. Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan ilmu advance, info buka di sini https://bit.ly/ADV1217 dan https://bit.ly/ADV1217.

Selain itu bisa juga bergabung di akun telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik di sini t.me/seputarkeuangan.

Apakah Anda sudah yakin atau masih bingung. Jika Anda masih bingung sebaiknya Anda berkonsultasi dengan konsultan keuangan yang bersifat netral dan bisa memilihkan produk Asuransji Jiwa sesuai dengan kebutuhan Anda.

Semoga bermanfaat. Be Smart, wealthy today and Achieve financial freedom. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed