Bank Mega Bidik Transaksi Kartu Kredit Rp 36 T di 2018

Bank Mega Bidik Transaksi Kartu Kredit Rp 36 T di 2018

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Kamis, 14 Des 2017 17:22 WIB
Bank Mega Bidik Transaksi Kartu Kredit Rp 36 T di 2018
Foto: Dana Aditiasari-detikFinance
Jakarta - Bank Mega menargetkan total transaksi kartu kredit hingga Rp 36 triliun di tahun 2018. Setelah tahun ini per November total transaksi menyentuh angka Rp 27 triliun Bank Mega optimistis bisa mencapai target lebih besar di tahun depan.

Hal tersebut diungkapkan, Direktur Utama Bank Mega Kostman Thayib, dirinya menyebut untuk target transaksi hingga akhir tahun 2017 bisa mencapai Rp 30 triliun.

"Itu transaksi kartu kredit saja, kalau bulan bulan biasa Rp 2,2 triliun, untuk Desember ini kan transaksi biasanya naik, kita targetkan naik Rp 3 triliun jadi 2017 transaksi mencapai Rp 30 triliun," ujar dia usai me-launching, Aplikasi Mega Credit Mobile di Menara Bank Mega, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (14/12/2017)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Total pengguna kartu kredit hingga saat ini mencapai 1,6 juta, yang nantinya akan terus ditambah melalui berbagai program.

Sementara itu sebagai informasi, jumlah kartu kredit yang beredar di Indonesia mengalami penurunan. Awal 2017 jumlah kartu kredit tercatat 17,49 juta keping, namun Agustus kartu kredit tercatat 16,89 juta keping. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Dirut Bank Mega, dari target penambahan pengguna kartu kredit dirinya mengaku tidak akan menargetkan pertambahan jumlah pengguna kartu kredit.

"Kalau beberapa tahun ke belakang bisa nambah 49 sampai 50 ribu pengguna (kartu kredit), tapi untuk tahun ini paling 10 hingga 15 ribu saja," ungkap dia.

Dirinya menjelaskan, hal tersebut terjadi karena adanya peraturan mengenai pengajuan kepemilikan kartu kredit dengan menyerahkan beberapa dokumen mengenai pendapatan yang bisa dengan mudah diakses pajak.

"Memang tidak berpengaruh langsung, hanya memang kedua hal itu berpengaruh," kata dia.

Hingga saat ini pihaknya berupaya untuk memberikan fasilitas kredit pada nasabah yang tepat. Hal tersebut dilakukan karena sebanyak 60% pengguna kartu kredit ditutup paksa karena permasalahan riwayat kredit yang buruk.

Hingga saat ini kredit menjadi sektor inti dalam penambahan pendapatan Bank Mega. Bisnis CT Corp yang memiliki banyak bisnis korporasi yang langsung berhubungan dengan konsumen membuat kartu kredit memberikan kontribusi 30% dari total pendapatan Bank Mega secara menyeluruh.

"Kalau kredit di bank lain kan enggak inti, di kita itu kreditnya masuk inti, 30% multi financing, 30% kredit, 30% korporasi ," ujar dia. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads