Follow detikFinance
Jumat 15 Dec 2017, 08:05 WIB

Waspada! Ini Deretan Modus Investasi Bodong

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Waspada! Ini Deretan Modus Investasi Bodong Foto: Maikel Jefriando
Jakarta - Satuan tugas (Satgas) waspada investasi telah mengeluarkan daftar 21 perusahaan yang terindikasi investasi bodong. Modus-modus yang dilakukan oleh perusahaan tersebut sangat beragam, mulai dari menjadi anggota multilevel marketing (MLM) hingga penipuan dengan investasi pada kartu ATM.

Ketua satgas waspada investasi, Tongam L Tobing menjelaskan masyarakat harus berhati-hati dengan modus penawaran yang tidak masuk akal, imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tidak memiliki izin usaha penawaran produk dan penawaran investasi.

"Sehingga berpotensi merugikan masyarakat karena imbal hasil atau keuntungan yang dijanjikan tidak masuk akal," kata Tongam dalam siaran pers, seperti dikutip, Jumat (15/12/2017).


Berikut modus yang digunakan perusahaan untuk menipu masyarakat :

Modusnya sangat beragam, mulai dari menawarkan paket reseller produk Himalayan Salts Scrub, menjual instagram tools, menawarkan layanan pendukung seperti penyediaan virtual office, web replika hingga tutorial panduan. Jadi anda akan diminta untuk membayar sejumlah uang untuk bergabung menjadi anggota.

Kemudian juga ada PT Monspace Mega Indonesia yang memiliki modus menjaring masyarakat menjadi member dengan meminta uang sebesar Rp 2,25 juta. Ini untuk menebus 250 MSD (mon space dolar) yaitu cryptocurrency atau mata uang digital. Mata uang digital ini selain bisa digunakan sebagai alat pembayaran, juga dapat digunakan sebagai sarana investasi.

Lalu di Jambi ada CV Usaha Mikro Indonesia yang melakukan penawaran kegiatan pemberian sembako beras dan penyertaan modal usaha secara bertahap dan bergilir. Perusahaan ini meminta sejumlah uang untuk membayar paket dan dijanjikan keuntungan yang berlipat, contohnya menyetor Simpanan Wajib 1 paket senilai Rp250.000,- maka akan mendapat bantuan senilai Rp11.000.000.

Selain itu juga ada paket penawaran investasi, seperti masyarakat bisa menerima bantuan lepas putaran pertama dengan membayar sebesar Rp1.000.000,- dan reinvest satu paket sebesar Rp200.000,- serta yang akan ditransfer ke rekening sebesar Rp800.000.

Lalu ada Ayrex.com yang menjanjikan anggota akan mendapatkan tambahan 30% apabila melakukan deposit dengan jumlah minimal EUR/USD 1.000. Kemudian akan mendapatkan 10% dari deposit apabila berhasil mereferensikan anggota baru.

Selain itu juga ada modus penipuan yang menggunakan investasi melalui ATM Seperti ATM SmartCard menawarkan sejumlah produk sebagai berikut :

Untuk ATM SmartCard Silver Penarikan Maksimal Rp 5 Juta per Hari
Untuk ATM SmartCard Gold Penarikan Maksimal Rp 10 Juta per Hari
Untuk ATM SmartCard Platinum Penarikan Maksimal Rp 25 Juta per Hari

ATM SmartCard Silver ini ditawarkan seharga Rp. 1.250.000,- Untuk Pemakaian Selama 3 Bulan. ATM SmartCard Gold ini ditawarkan Rp. 2.500.000,- Untuk Pemakaian Selama 6 Bulan. Lalu ATM SmartCard Platinum ini ditawarkan seharga Rp. 4.000.000,- Untuk Pemakaian Selama 12 Bulan.

Satgas juga menghentikan perusahaan terindikasi investasi bodong ekspor sarang burung walet. Investasi yang ditawarkan antara lain dalam slot Kecil (1-3 lot) dengan keuntungan yaitu: 8% + 5% setiap bulannya dengan rincian sebagai berikut: 8% x Rp8.800.000 = Rp 704.000 s/d Rp2.112.000 setiap bulannya ditambah dengan produk sarang burung walet senilai 5%.

(mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed