Follow detikFinance
Jumat, 15 Des 2017 14:40 WIB

MLM Masih Jadi Cara Favorit Tipu-tipu Berkedok Investasi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Muhammad Ridho Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Dugaan penipuan berkedok investasi, masih ramai beberapa waktu terakhir. Kemarin (14/12) satuan tugas (satgas) waspada investasi mengeluarkan daftar 21 perusahaan yang harus diwaspadai terindikasi investasi bodong.

Dari daftar entitas yang dikeluarkan satgas waspada investasi tersebut, ada beberapa perusahaan yang menggunakan skema multilevel marketing (MLM) untuk mengelabui korban. Salah satunya adalah PT Ayudee Global Nusantara, yang berlokasi di Surakarta dan Depok, Jawa Barat.

Ayudee menyediakan produk perawatan kecantikan dan kesehatan tubuh, namun usahanya bergerak secara online melalui jaringan reseller. Jadi syaratnya, untuk menjadi reseller harus membayar sekitar Rp 1,5 juta. Nantinya reseller akan mendapatkan keuntungan komisi Rp 1 juta jika mendapatkan reseller baru.


Kemudian Ayudee juga menawarkan bonus tambahan seperti uang Rp 100 ribu setiap mengajak reseller baru, lalu tambahan Rp 200 ribu jika reseller yang disponsori berhasil mendapatkan reseller baru. Saat ini Ayudee sudah ditangani oleh bina usaha Kementerian Perdagangan RI.

Selain Ayudee, ada juga PT Raja Walet Indonesia yang kegiatannya melakukan pendistribusian atau penjualan produk sabun wajah dengan label blackwalet. Skema Raja Walet ini adalah member harus mendaftar dengan membayar Rp 100 ribu, kemudian, setiap member yang berhasil mereferensikan satu orang maka diberikan bonus Rp 20 ribu.

Member juga dijanjikan bonus bulanan, yakni mendapatkan point reward. Untuk setiap 10.000 point reward member bisa mendapatkan Asia Tour, lalu jika mendapatkan 50.000 point member bisa menikmati Star Cruise Tour, kemudian jika 150.000 poin bisa mendapatkan paket Tour ke Eropa.


Tak hanya bonus bulanan, Raja Walet juga menjanjikan bonus triwulanan, jadi jika ada bonus yang terakumulasi Rp 1 juta maka secara otomatis sistem akan memasukan dalam program dana pensiun dengan syarat akan dikenakan biaya Rp 100.000 yang diambil dari saldo bonus.

Raja Walet juga menjanjikan hadiah rumah senilai Rp 1 miliar untuk member yang sudah mencapai peringkat Star Leader yakni mengumpulkan member baru sebanyak 50.000 orang.

Selain dua entitas tersebut, ada juga IFC Markets Corp yang menawarkan layanan trading Forex Online, Broker CFD kontrak berjangka, indeks saham dan komoditas. Entitas ini menawarkan komisi yang tinggi yakni US$ 15 bagi 1 putaran dari 1 lot dasar 100.000 unit mata uang dasar.

Komisi akan diberikan setiap bulan dengan imbal hasil tanpa batas. Komisi tambahan dengan bekerja sama dengan mitra tingkat ke-2. Lalu gratis pasang terminal kemitraan untuk mengawasi efektivitas keterlibatan pelanggan dengan platform NetradeX dan MetaTrade 4. Kemudian, tambahan imbalan komisi 50% di semua sub mitra. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed