Tekanan Terhadap Rupiah Diperkirakan Belum Reda
Jumat, 10 Jun 2005 09:37 WIB
Jakarta - Tekanan terhadap nilai rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan belum akan mereda. Rupiah sejak perdagangan kemarin terus melemah. Pada perdagangan hari ini, Jumat (10/6/2005), rupiah dibuka pada level Rp 9.615 per dolar AS.Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis (9/6/2005), ditutup menembus level Rp 9.618 per dolar AS. Anjloknya nilai rupiah karena pelaku pasar terus memburu dolar AS karena prospeknya yang terus membaik akibat kemerosotan euro. Pelaku pasar dunia agaknya masih akan terus memburu dolar AS setelah keluarnya Bank Sentral AS optimistis adanya kekuatan baru yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi AS ke arah yang lebih baik. Perburuan dolar juga masih termotivasi dari terpuruknya nilai euro akibat penolakan sejumlah negara Eropa untuk tetap berada dalam masyarakat Uni Eropa.Bank Indonesia pun akan terus menahan laju pelemahan dengan menaikkan suku bunga. Intervensi akan terus dilakukan BI untuk menahan tekanan terhadap rupiah. Faktor domestik pun agaknya masih akan berpengaruh banyak terhadap gerakan nilai rupiah.
(mar/)











































