Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 29 Jan 2018 18:43 WIB

Agen BRI Tembus 280.000 dengan Transaksi Rp 298 T di 2017

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Ardan Adhi Chandra Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengungkapkan layanan perbankan tanpa kantor di daerah mengalami perkembangan pesat setiap tahunnya. Ini karena, masyarakat daerah masih menganggap bank adalah tempat yang mewah dan harus mengantre jika ingin bertransaksi.

Sekretaris perusahaan BRI, Bambang Tribaroto menyebutkan, per Desember 2017 jumlah agen BRILink sudah mencapai 280.000. Dengan volume transaksi 202 juta dan nilai transaksi mencapai Rp 298 triliun.

BRILink adalah layanan perbankan tanpa kantor yang dimiliki oleh BRI. Agen-agen ini tersebar di seluruh Indonesia dari Aceh sampai Papua. Layanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan akses perbankan.

"Agen ini posisinya menyebar, seluruh Indonesia. Karena BriLink memudahkan masyarakat yang mau transaksi perbankan tapi tidak mau ke bank," kata Bambang saat ditemui di Gedung BRI, Jakarta, Senin (29/1/2018).

Dia menjelaskan, respon masyarakat selama ini dengan BriLink sangat antusias. Bambang menceritakan, dengan BriLink masyarakat bisa lebih cepat jika ingin transaksi seperti kirim uang, tarik uang hingga menabung.

"Ada juga agen BriLink yang berdiri di samping kantor cabang. Tapi kebanyakan masyarakat pilih agen karena tidak bayar parkir, tidak harus berpakaian rapi dan kalau di agen BriLink tidak harus berbahasa Indonesia, bahasa daerah pun bisa," ujarnya.

Bambang menceritakan, menargetkan agen BriLink hingga 500.000. Nantinya, sejumlah kantor cabang yang performanya kurang baik akan digantikan oleh BriLink. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com