Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 06 Feb 2018 12:39 WIB

Cicil Handphone Tanpa Kartu Kredit Cuma 3 Menit

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Dok. Transmart Carrefour Foto: Dok. Transmart Carrefour
Jakarta - Saat ini mau cicil handphone, produk elektronik maupun furniture tidak lagi harus menggunakan kartu kredit. Banyak perusahaan pembiayaan yang bisa melayani pembiayaan, salah satunya Home Credit Indonesia.

Perusahaan pembiayaan multiguna asal Republik Ceko ini memiliki kelebihan pelayanan pembiayaan yang sangat cepat. Home Credit hari ini mengklaim bahwa proses persetujuan pengajuan pembiayaan hanya membutuhkan waktu 3 menit.

Sebelumnya perusahaan yang sudah berdiri selama 5 tahun di Indonesia ini menjamin proses pengajuan permohonan aplikasi pembiayaan sampai di setujui 30 menit.

"Waktu 3 menit ini dimulai ketika aplikasi permohonan sudah terisi lengkap (beserta KTP dan dokumen lainnya) kemudian di-submit itu proses 3 menitnya dimulai," kata Chief Executive Officer Home Credit Indonesia Jaroslav Gaiser di The Westin, Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Pria yang akrab disapa Jarda itu menegaskan, proses pelayanan persetujuan aplikasi selama 3 menit akan berlaku diseluruh titik penjualan Home Credit. Saat ini perusahaan sudah berada di 85 kota dengan lebih dari 11.800 titik penjualan.

"Kami tidak suka konsumen yang menunggu lama. Kami ingin agar semua orang bisa menghabiskan waktunya untuk hal yang lebih bermanfaat," imbuhnya.

Selain itu, Home Credit juga telah menyediakan aplikasi smartphone untuk melayani nasabah. Melalui aplikasi nasabah bisa melihat kapan harus bayar cicilan, sudah berapa pembayaran yang masuk hingga lokasi titik pembayaran.

Saat ini sudah ada 800 ribu pengguna dari aplikasi tersebut. Lalu sudah ada sekitar 41 ribu pelanggan yang berhak mendapatkan pembiayaan kedua melalui program FlexiFast, dari angka itu sudah ada 9.700 yang sudah mengajukannya.

Home Credit Salurkan Pembiayaan Rp 5,3 Triliun di 2017

Sepanjang 2017, Home Credit Indonesia mencatatkan pembiayaan sebesar Rp 5,3 triliun. Angka tersebut naik hampir 3 kali lipat dari pembiayaan 2016 sekitar Rp 1,8 triliun.

Perusahaan pembiayaan multiguna asal Republik Ceko ini juga telah melayani pembiayaan kepada 1,7 juta pelanggannya di sepanjang 2017. Barang-barang yang dibiayai seperti handphone, gadget, peralatan rumah tangga dan barang elektronik lainnya.

"2017 merupakan tahun yang sangat berkesan bagi Home Credit Indonesia, di tengah persaingan di industri, kami berhasil mencatat pembiayaan lebih Rp 5,3 triliun," kata Jaroslav.

Pria yang akrab disapa Jarda itu menambahkan seiring dengan meningkatnya pembiayaan rasio pembiayaan bermasalah (non performing fund/NPF) juga masih terjaga. Tercatat NPF Home Credit masih berada di level 0,46%.

Dari pembiayaan yang telah disalurkan Home Credit sekitar 73% untuk handphone, 22% untuk produk elektronik dan 5% untuk furniture.

Jarda menambahkan, saat ini Home Credit juga sudah menjangkau 85 kota di Indonesia dengan jumlah titik penjualan sebanyak 11.800 lokasi. Meningkat dari 2016 yang masih berada di 4.400 lokasi.

"Tahun ini pun kami akan menambah 45 kota lagi. Dengan tambahan cakupan kota itu kami yakin sudah cukup untuk meng-cover seluruh Indonesia baik untuk kota tier 1, 2 atau 3," ungkapnya.

Home Credit juga telah melakukan inovasi dari sisi pelayanan. Sebelumnya, waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui apakah permohonan aplikasi adalah 30 menit. Kini dalam 3 menit, pelanggan bisa mengetahui status permohonan pembatasnya.

Perusahaan yang telah berdiri selama 5 tahun di Indonesia ini juga hari ini meluncurkan kampanye bertajuk Indonesia Bisa. Merupakan sebuah kampanye yang berangkat dari kisah inspiratif para konsumen Home Credit. Lewat kampanye itu Home Credit akan melakukan roadshow ke 9 kota untuk menyediakan pembiayaan. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed