Merasa Diabaikan BI, 1 Calon Anggota Badan Supervisi Mundur

Merasa Diabaikan BI, 1 Calon Anggota Badan Supervisi Mundur

- detikFinance
Kamis, 23 Jun 2005 13:22 WIB
Jakarta - Badan Supervisi dianggap hanya aksesoris pemanis Bank Indonesia (BI), tanpa kewenangan yang berarti. Atas dasar itu, salah satu calon anggota Badan Supervisi BI John A Prasetyo akhirnya memilih mundur dari pencalonannya. John yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Kadin merupakan salah satu dari 10 calon anggota Badan Supervisi yang diajukan Presiden, dan telah menjalani fit and proper test di Komisi XI DPR RI. Namun setelah menjalani fit and proper test itu, John justru ingin mundur karena merasa kewenangan Badan Supervisi sangat terbatas dan tidak dianggap sama sekali oleh pihak BI."Pak John Prasetyo menyatakan mundur dari pencalonan karena merasa kewenangannya di Badan Supervisi tidak optimal," kata Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Walman Siahaan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2005).Walman menambahkan, karena calon yang diajukan Presiden berjumlah 10 orang dan DPR diminta memilih lima orang, maka belum ada rencana dari DPR untuk meminta pengajuan nama lain. "Kalau nantinya dari calon lain dianggap juga tidak memenuhi syarat, bisa saja kita meminta Presiden mengusulkan nama baru pengganti John Prasetyo," kata Walman.Pada saat dilakukan fit and proper test, Rabu kemarin, John mengatakan, daripada dirinya masuk ke Badan Supervisi dan ternyata kewenangannya tidak optimal, maka dirinya memilih beraktivitas di tempat lain.Walman menambahkan, Komisi XI DPR RI akan menetapkan 5 calon anggota Badan Supervisi pada Selasa pekan depan. Diharapkan, penentuannya dilakukan lewat musyawarah mufakat. "Nantinya akan ada rating yang berupa pembobotan dari masing-masing calon. Kalau nantinya tetap saja tidak ada keputusan, kita lakukan musyawaran mufakat dan tidak tertutup kemungkinan ada voting," ujar Walman.DPR selanjutnya akan mengesahkan nama-nama calon Badan Supervisi BI itu lewat rapat paripurna, untuk selanjutnya mengembalikan nama-nama yang terpilih itu ke Presiden. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads