Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 02 Mar 2018 19:27 WIB

Canggih, Transaksi Pakai QR Code Cuma 2 Detik

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danang Sugianto/detikFinance Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta - Kemajuan teknologi membawa perubahan besar bagi dunia perbankan. Perubahan yang paling terasa dari sisi kemudahan transaksi.

Seperti PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang kini mengeluarkan sistem transaksi menggunakan media QR yang diberi nama Yap!. Produk tersebut merupakan dompet elektronik yang mampu menampung semua jenis alat pembayaran seperti uang elektronik, kartu debit hingga kartu kredit.

"Jadi seperti dompet biasa, kita menggunakan dompet untuk menyimpan kartu kredit, kartu debit sampai uang, tapi ini uang elektronik," kata General Manager BNI Divisi Elektronik Banking, Anang Fauzie di BNI Java Jazz Festival 2018, Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (2/3/2018).

Canggih, Transaksi Pakai QR Code Cuma 2 DetikFoto: Danang Sugianto/detikFinance

Anang menjelaskan, melalui aplikasi Yap! yang kini sudah bisa didownload di Playstore dan Appstore, nasabah bisa bertransaksi dengan hanya melakukan scan ke QR code yang tersedia di merchant-merchant yang sudah bekerjasama dengan BNI.

"Jadi sudah tidak perlu lagi gesek di EDC, kalau mau pakai kartu kredit atau debit cukup scan QR Code," tuturnya.

Anang menjelaskan untuk QR Code sendiri ada dua jenis, pertama QR Code statis. Di jenis ini setiap transaksi ketika di-scan di aplikasi sudah muncul nominal pembayarannya. Sehingga pengguna hanya cukup memasukkan pin.

"Sementara yang kedua QR Code dinamis. Ketika ditembak masukan dulu nominal pembayaran baru masukan pin," tambah Anang.

Untuk pembayaran menggunakan QR Code proses statis transaksinya hanya membutuhkan waktu 2 detik saja. Sebab pengguna maupun merchant tak perlu lagi mengkonfirmasi nilai transaksi hingga gesek kartu di EDC.

"Cukup scan sudah selesai, cuma 2 detik. Kalau EDC musti gesek. Kalau belanja di Superindo sekarang sudah bisa seperti itu," imbuhnya.

Sekedar informasi, saat ini produk Yap! sudah sudah bekerjasama dengan 15 ribu merchant mulai dari toko ritel hingga restoran. Pihaknya menargetkan bisa menambah hingga 500 ribh merchant di akhir tahun.

"Kota juga akan memanfaatkan regular merchant bekas dari kartu debit kuta ada 150 ribu merchant. Sekarang lagi proses kapabilitasnya, supaya Yap! bisa dijalankan. Mudah-mudahan Maret sudah terkonversi target kita 1 bulan," imbuhnya.

Produk Yap! ini juga diperkenalkan di Indonesia Java Jazz Festival 2018. Pada pagelaran musik jazz terbesar ini, para pengunjung bisa menjajal pembayaran transaksi kekinian tersebut. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com