Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 05 Mar 2018 16:35 WIB

Beri Bunga KPR Single Digit, Ini Alasan Bank

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Sejumlah bank memberikan promo bunga kredit pemilikan rumah (KPR) single digit. Seperti PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank CIMB Niaga Tbk dan PT Bank Mandiri Tbk.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menjelaskan selain karena memperingati hari ulang tahun ke 61 BCA, Ia juga ingin mendorong sektor properti dan turunannya.

"Selain karena ultah BCA kita menganggap dengan bunga KPR murah maka bisa bantu menghidupkan properti dan produk turunannya seperti semen, bata, genteng, kayu, kaca, baja, toiletteries, dan tenaga kerja pasti jadi bertambah," kata Jahja saat dihubungi detikFinance, Senin (5/3/2018).



Dia menjelaskan jika tenaga kerja sektor properti bertambah maka daya beli akan naik. Karena akan mendorong konsumsi di warung-warung makan. Jahja mengharapkan akan ada peningkatan di industri tersebut. Sehingga penyaluran kredit modal kerja juga bisa meningkat.

"Kalau bunga kredit modal kerja yang diturunkan percuma jika tidak ada permintaan," imbuh dia.

Sekedar informasi BCA memberikan promosi bunga KPR 5,61% untuk jangka waktu 2 tahun. Kemudian fix & cap 6,61% pada 3 tahun berikutnya. Promo ini berlaku sejak 9 Februari hingga 29 Maret 2018.



Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan menjelaskan bunga KPR rendah yang diberikan perseroan adalah salah satu promosi agar masyarakat bisa mendapatkan KPR dengan harga terjangkau.

"Dan juga ini sejalan dengan keberhasilan CIMB Niaga dalam menggalang dana lebih murah dengan tabungan. Selain itu ini juga fokus kami untuk kredit dari ritel dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)," imbuh dia.

Dia mengharapkan dengan bunga murah ini KPR CIMB Niaga bisa semakin sehat karena portofolio akan meningkat dengan rate yang lebih murah.

CIMB Niaga juga memberikan promo bunga KPR yakni 5,8% fix untuk 3 tahun kemudian 6,5% untuk tahun ke 4 dan ke 5. Selain itu CIMB Niaga juga menawarkan bebas biaya administrasi, biaya provisi Rp 800.000 dan tanpa hold dana. (eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed