Follow detikFinance
Rabu, 07 Mar 2018 17:37 WIB

Cadangan Devisa RI Februari Turun Jadi US$ 128 Miliar

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Februari 2018 tercatat sebesar US$ 128,06 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir Januari 2018 yang sebesar US$ 131,98 miliar.

Posisi cadangan devisa tersebut cukup untuk membiayai 8,1 bulan impor atau 7,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," kata keterangan tertulis BI dikutip detikFinance, Rabu (7/3/2018).

Penurunan cadangan devisa pada Februari 2018 tersebut terutama dipengaruhi oleh penggunaan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar rupiah.


Di samping itu, penurunan cadangan devisa juga dipengaruhi menurunnya penempatan valas perbankan di bank sentral sejalan dengan kebutuhan pembayaran kewajiban valas penduduk.

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai untuk mendukung ketahanan eksternal seiring dengan kuatnya prospek perekonomian domestik dan kinerja ekspor yang positif," jelasnya.

Selain itu, akan terdapat tambahan devisa dari hasil penerbitan sukuk global pemerintah sebesar 3,00 miliar dolar AS pada bulan Maret 2018.

"Bank Indonesia akan menjaga kecukupan cadangan devisa guna mendukung stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," tambahnya.

(ang/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed