Follow detikFinance
Rabu, 07 Mar 2018 18:30 WIB

Ini Bedanya Asuransi Syariah dan Konvensional

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Halaman 1 dari 6
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam OJK Pedia menyebutkan asuransi adalah perjanjian antara penanggung dan tertanggung. Penanggung di sini adalah perusahaan asuransi dan tertanggung adalah nasabah yang biasanya perorangan atau perusahaan.

Dalam asuransi, nasabah diwajibkan membayar sejumlah biaya setiap bulannya sebagai penggantian risiko kerugian, kerusakan, kematian atau kehilangan keuntungan yang mungkin diderita karena peristiwa tak terduga.

Dari jenisnya dibagi menjadi dua jenis yakni asuransi umum yang akan menanggung risiko kehilangan, kerusakan rumah hingga kecelakaan dan asuransi jiwa akan menanggung risiko seorang nasabah. Kemudian dibagi lagi berdasarkan prinsip yakni syariah dan konvensional.

Berikut beda asuransi syariah dan konvensional dihimpun dari laman resmi akucintakeuangansyariah.com dan buku Asuransi Syariah (Life And General) Konsep dan sistem operasional, (Jakarta: Gema Insani Pres, 2004) oleh Muhammad Syakir Sula: (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed