Tekanan Terhadap Rupiah Berlanjut

Tekanan Terhadap Rupiah Berlanjut

- detikFinance
Selasa, 28 Jun 2005 09:16 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah masih rentan mengalami tekanan. Pada perdagangan Selasa (28/6/2005) ini rupiah masih bertengger di kisaran Rp 9.660 per US$ 1.Disebutkan oleh kalangan dealer valuta asing, tekanan rupiah ini berlanjut sebagai akibat melonjaknya harga minyak dunia yang mencapai US$ 60 per barel. Disamping juga, adanya rencana The Fed menaikkan suku bunganya pada pertemuan Rabu dan Kamis pekan ini.Meski demikian, diyakini Bank Indonesia akan terus memantau kondisi rupiah di pasar. Tampaknya Bank Indonesia sangat tidak menginginkan rupiah semakin jatuh ke posisi Rp 9.700 per US$ 1 yang sempat terjadi pekan lalu.Nilai tukar rupiah pada semester I/2005 ini memang diprediksikan terus alami volatilitas. Salah satu sebabnya adalah kenaikan harga minyak dunia yang memancing kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu. Pemerintah pada APBN-P 2005 juga sudah merevisi target nilai tukar menjadi Rp 9.300 per US$ 1 dari Rp 8.900 per US$ 1.Untuk hari ini, rupiah akan bergerak di posisi Rp 9.640-Rp 9.680 per US$ 1. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads