Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 21 Mar 2018 21:44 WIB

Ingin Kejahatan Skimming Hilang 100%? Begini Caranya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pencurian uang di rekening nasabah bank masih marak terjadi di Indonesia. Beberapa waktu lalu, nasabah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) menjadi korban pencurian bermodus skimming tersebut.

Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin menjelaskan kejadian pencurian uang nasabah dalam rekening bermodus skimming bisa berkurang dan hilang 100%. Ini jika seluruh bank di Indonesia mengganti kartu debit yang menggunakan magnetic stripe ke teknologi chip.

"Fraud skimming bisa dieliminasi 100% jika seluruh kartu dan perangkatnya (ATM dan EDC) sudah seluruhnya berteknologi chip," kata dia dalam konferensi pers di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (21/3/2018).


Saat ini kartu debit Mandiri yang sudah menggunakan PIN tercatat 25% dari total 17 juta nasabah.

Menurut Siddik, selama masih ada bank yang menggunakan kartu dengan magnetic stripe maka kejahatan skimming masih bisa terjadi. Skimming adalah modus pencurian dalam rekening bank yang menyalin data dari sebuah kartu ke kartu lainnya.

Siddik menjelaskan, untuk memitigasi risiko skimming ini, Bank Mandiri rutin melakukan patroli untuk memeriksa kondisi mesin ATM. "Kami cek apakah mesin dipasang alat skimmer, lihat kamera CCTV nya apakah hidup atau tidak dan rutin update sistem," imbuh dia.


Siddik mengungkapkan saat ini Bank Mandiri sedang meningkatkan pemeriksaan secara remote atau jarak jauh untuk sistem keamanan ini. Jadi Bank Mandiri memiliki sistem untuk membaca pola kebiasaan nasabahnya dalam menggunakan kartu debit/ATM hal ini bertujuan sebagai antisipasi.

"Contoh saya tinggal di Cempaka Putih, lalu saya rutin ambil uang Rp 1 juta di ATM Cempaka Putih, tapi tiba-tiba ada transaksi saya tarik di Kalimantan, nah transaksi itu akan kasih alert ke sistem apakah ini mencurigakan atau tidak," ujarnya.


Siddik menjelaskan, nasabah tak perlu khawatir dan jangan takut bertransaksi. Menurut dia, nasabah juga harus rutin mengganti PIN secara berkala dan mengaktifkan fitur notifikasi melalui SMS, ini agar nasabah mengetahui lebih cepat jika ada transaksi yang dilakukan. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed