Tak Perlu Khawatir Rupiah Turun

Menko Perekonomian:

Tak Perlu Khawatir Rupiah Turun

- detikFinance
Senin, 04 Jul 2005 11:22 WIB
Jakarta - Rupiah terus merosot hingga level terendahnya sepanjang tahun ini, yakni Rp 9.800 per dolar AS. Namun Menko Perekonomian Aburizal Bakrie tenang-tenang saja, dan meminta semua pihak tidak mengkhawatirkan pelemahan rupiah ini."Kita tidak khawatir karena fundamental kita kuat," tegas Aburizal usai melantik pejabat eselon I Kantor Menteri Perekonomian di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (4/7/2005).Aburizal juga meyakini, dolar AS yang kini posisinya tengah menguat di pasar global, akan segera melemah kembali. "Itu biasa, ada turun, ada naik. Saya kira dalam waktu dekat, dolar akan turun lagi. Saya kira kita harus terbiasa dengan naik turunnya nilai dolar," tegasnya optimis. Ia juga mencontohkan naik turunnya posisi sejumlah mata uang global, seperti euro yang pertama kali diluncurkan, posisinya satu euro adalah 0,8 kali dolar. Namun sekarang satu euro sudah mencapai 1,3 kali dolar. Demikian pula dolar AS terhadap Australia. "Jadi terus bergeser. Saya kira itu masalah biasa," kata Aburizal. Yang paling penting, kata Aburizal, adalah dari sisi fundamental perekonomian Indonesia yang masih cukup kuat untuk menopang. "Fundamental kita kuat sekali. Investasi yang besar masuk ke Indonesia. Meskipun current account kita defisit, tetapi nilai investasi kita yang besar, maka penjumlahannya, uang yang masuk ke Indonesia adalah positif," ujar Aburizal. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads