Pemerintah-BI Keluarkan Jurus Penyelamatan, Rupiah Stabil

Pemerintah-BI Keluarkan Jurus Penyelamatan, Rupiah Stabil

- detikFinance
Rabu, 06 Jul 2005 09:49 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah pada Rabu (6/7/2005) mulai stabil setelah pemerintah dan Bank Indonesia mengeluarkan lima jurus penyelamatan rupiah. Namun demikian, ancaman masih muncul dari sentimen global, saat dolar AS masih mencatat posisi terkuatnya terhadap hampir seluruh mata uang dunia. Pada awal perdagangannya, rupiah masih melemah di level Rp 9.883 per dolar AS. Sementara pada penutupannya Selasa, 5 Juli, rupiah ditutup tertahan di level Rp 9.875 per dolar AS, dan sempat melemah hingga level Rp 9.880 per dolar AS. Pemerintah dan BI telah mengeluarkan lima jurus penyelamatan rupiah. Pertama, mewajibkan bank BUMN menyimpan devisa hasil ekspor di perbankan dalam negeri. Kedua, subsidi bagi Pertamina disediakan langsung dalam bentuk valas. Ketiga, BI menyediakan kebutuhan valas BUMN di luar Pertamina. Keempat, memperkuat cadangan devisa melalui kesepakatan pertukaran valuta bilateral dengan negara-negraa ASEAN ditambah Jepang, Cina dan Korea Selatan. Kelima, pembatasan transaksi rupiah dan pemberian kredit valas oleh bank melalui PBI 7/14/2005. Pelaku pasar cukup nyaman dengan keluarnya aturan tersebut terutama berkaitan dengan pengaturan pasokan dolar untuk Pertamina yang selama ini dinilai memberi andil yang cukup besar melemahkan rupiah. Meski dibuka masih melemah, namun pelaku pasar meyakini, rupiah bisa bangkit pada akhir perdagangannya hari ini. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads