Kebijakan Pemerintah dan BI Dongkrak Rupiah ke Posisi Rp 9.691
Rabu, 06 Jul 2005 16:54 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah pada penutupan Rabu (6/7/2005) sore ini ditutup menguat Rp 9.691 per 1 dolar AS. Naiknya nilai tukar rupiah setelah pemerintah dan Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan penyelamatan rupiah. Pada awal perdagangan pagi tadi rupiah dibuka masih melemah di level Rp 9.883 per dolar AS. Sementara pada penutupannya kemarin, rupiah ditutup tertahan di level Rp 9.875 per dolar AS, dan sempat melemah hingga level Rp 9.880 per dolar AS. Kenaikan rupiah terjadi setelah pemerintah dan BI mengeluarkan sejumlah kebijakan. Kebijakan itu antara lain, mewajibkan bank BUMN menyimpan devisa hasil ekspor di perbankan dalam negeri. Lalu, subsidi bagi Pertamina disediakan langsung dalam bentuk valas. Kebijakan lainnya, BI juga menyediakan kebutuhan valas BUMN di luar Pertamina. Bahkan untuk memperkuat cadangan devisa dilakukan kesepakatan pertukaran valuta bilateral dengan negara-negraa ASEAN ditambah Jepang, Cina dan Korea Selatan. Kebijakan terakhir lainnya, pembatasan aksi spekulasi dan pemberian kredit valas oleh bank melalui PBI 7/14/2005. Pelaku pasar cukup nyaman dengan keluarnya aturan tersebut terutama berkaitan dengan pengaturan pasokan dolar untuk Pertamina yang selama ini dinilai memberi andil yang cukup besar melemahkan rupiah. Makanya nilai rupiah pada penutupan perdagangan hari ini menguat.
(mar/)











































