Bom London, Bank Niaga Tunda Penetapan Harga Obligasi Valas

Bom London, Bank Niaga Tunda Penetapan Harga Obligasi Valas

- detikFinance
Jumat, 08 Jul 2005 12:11 WIB
Jakarta - Bom di London menciutkan nyali perusahaan yang akan menerbitkan obligasi. PT Bank Niaga Tbk bahkan memutuskan untuk menunda penentuan harga obligasi subordinasi valas senilai US$ 100 juta yang akan diterbitkannya.Rencananya, obligasi yang akan dicatatkan di Bursa Singapura ini akan ditetapkan harganya pada Kamis, 7 Juli. "Kita belum menentukan untuk yield atau imbal hasil dan harga obligasi. Memang seharusnya kemarin. Tapi karena ada bom London, jadi ditunda. Mungkin hari ini atau besok," kata Wapresdir Bank Niaga Hasemi Albakri di sela-sela acara jumpa pers pameran Gaikindo di JCC, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (8/7/2005).Hasemi belum bersedia menjelaskan berapa kisaran yield yang akan diberikan Bank Niaga. "Tapi dari hasil roadshow kemarin mengalami oversubscribe," kata Hasemi.Ia menambahkan, kelebihan permintaan itu terjadi karena investor asing sangat berminat terhadap obligasi subordinasi Bank Niaga seiring membaiknya perekonomian Indonesia. "Sehingga timbul kepercayaan dari mereka untuk kembali berinvestasi," tegas Hasemi.Bank Niaga saat ini masuk dalam tujuh besar bank yang memiliki aset terbesar di Indonesia. Dalam rencana penerbitan obligasi subordinasinya berjangka waktu 10 tahun ini, Bank Niaga menunjuk lead managers Citigroup Inc. dan Commerce International Merchant Bank Bhd. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads