Follow detikFinance
Kamis, 03 Mei 2018 11:57 WIB

Agus Marto, Rini, Hingga Mensos Luncurkan Kartu Debit Berlogo GPN

Eduardo Simorangkir, Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Trio Hamdani Foto: Trio Hamdani
Jakarta - Bank Indonesia (BI) hari ini meluncurkan kartu berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) untuk mempermudah transaksi keuangan menggunakan kartu debit perbankan.

Peluncuran kartu debit berlogo GPN dilakukan oleh Gubernur BI Agus Martowardojo, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Sosial Idrus Marham, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana, dan Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Kartika Wirjoatmodjo.

"Ini menandakan suatu milestone atau acara penting dalam pengembangan sistem pembayaran di Indonesia yaitu peluncuran bersama kartu berlogo GPN," kata Agus di Gedung BI, Jakarta Pusat, Kamis (3/5/2018).


Menurut Agus dengan diluncurkannya kartu berlogo GPN bakal menghilangkan sekat antara perbankan yang selama ini mengedepankan persaingan.

"Diluncurkannya GPN, momentum penting dalam implementasi blueprint sistem pembayaran di Indonesia. GPN menjadi terobosan dalam hilangkan fragmentasi atau terpecah-pecahnya sistem antara penyelenggara jasa sistem pembayaran," ujarnya.


Keberhasilan diluncurkannya kartu berlogo GPN berkat kerja sama sejumlah pihak terkait yang mendukung upaya membuat sistem keuangan di Indonesia secara lebih baik seperti kementerian dan lembaga (K/L).

"GPN dapat memulai implementasi secara penuh dan dapat digunakan secara luas berkat kerjasama antara BI dengan pemerintah khususnya Kementerian Sosial, Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, OJK dan industri perbankan," tambahnya.

Bayar Tol Bakal Lebih Mudah

Bank Indonesia (BI) hari ini meluncurkan kartu berlogo GPN sebagai penanda dimulainya era transaksi keuangan antar bank yang lebih mudah. Rampungnya gerbang pembayaran nasional diharapkan bisa mempermudah masyarakat saat melakukan transaksi, termasuk di jalan tol.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, proses isi saldo hingga pembayaran tarif jalan tol nantinya bakal lebih mudah karena platform-platform yang terpisah sebelumnya kini saling terhubung satu sama lain. Hal ini membuat tak ada lagi masalah suatu kartu tidak bisa digunakan di mesin EDC atau ATM milik kartu yang berbeda dan beban biaya operasional juga bisa lebih rendah.

"Misalnya yang sudah dicanangkan di kartu debit. BCA sebelumnya hanya bisa di EDC BCA. Dengan digantikan GPN, kartunya bisa digunakan di semua. Mudah buat pengguna dan bank," katanya.


Adanya GPN pun mendukung sistem Multi Lane Free Flow di jalan tol yang rencananya diterapkan di 2019 nanti. Sistem pembayaran tol tanpa henti di gerbang tol ini akan didukung oleh kemudahan transaksi yang disediakan oleh GPN.

"Dari sisi multi lane free flow ini, dari transaksinya di mana kendaraan ketika lewat tidak harus berhenti dan lain-lain. Di belakangnya, di sistem pembayarannya ikut apa yang sudah disiapkan di sini," katanya.

Sebagai informasi, GPN adalah sebuah sistem yang terdiri atas standard, switching, dan services yang dibuat agar sistem pembayaran yang ada saat ini bisa saling terkoneksi karena tak lagi menggunakan gerbang pembayaran masing-masing. Artinya, mesin-mesin bank yang beragam nantinya bisa saling dioperasikan (interoperabilitas), dan sistem pembayaran akan tuntas dalam satu pintu. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed