Rupiah Terpuruk Lagi ke Rp 9.782
Selasa, 12 Jul 2005 17:41 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Selasa (12/7/2005) kembali melemah 22 poin ke posisi Rp 9.782 per dolar AS dibandingkan dengan penutupan kemarin yang berada di posisi Rp 9.760 per dolar AS.Kalangan dealer melihat melemahnya rupiah tidak lain akibat minimnya sentimen positif ke pasar. Bahkan pejabat Bank Indonesia mengaku sulit untuk membawa rupiah menguat ke bawah Rp 9.300 per dolar AS.Ekonom BNI Ryan Kiryanto sangat menyayangkan pernyataan pejabat Bank Indonesia tersebut. Pasalnya setiap pernyataan dari pejabat bank sentral akan memiliki efek psikologis ke pasar. Pagi ini sebenarnya rupiah menguat cukup besar ke posisi Rp 9.720 per dolar AS. Namun akhirnya lunglai kembali akibat banyaknya pembelian dolar AS."Petinggi BI sebaiknya tidak perlu mengeluh sulit mengangkat rupiah ke level tertentu, misalnya ke posisi Rp 9.300 per dolar AS. Alan Greenspan saja tidak pernah mengeluh betapa sulitnya mengangkat dolar AS," kata Ryan.Dalam pandangan Ryan, penguatan rupiah dengan pelemahan saat ini dalam posisi fifty-fifty. "Asalkan investasi masuk, ekspor meningkat dan ada repatriasi hasil devisa perusahaan eksportir yang kembali ke dalam negeri, otomatis rupiah akan menguat," jelasnya.
(san/)











































