Follow detikFinance
Rabu, 16 Mei 2018 14:10 WIB

Perusahaan Asuransi Pastikan Tanggung Biaya Korban Terorisme

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pekan ini diwarnai oleh kasus terorisme yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Ada korban berjatuhan mulai dari luka-luka hingga meninggal dunia.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu mengatakan, dipastikan perusahaan asuransi akan menanggung seluruh biaya korban dari aksi terorisme yang memang tercatat sebagai pemilik polis asuransi.

Pertanggungan biaya, tergantung dari jenis dan besaran premi yang ia bayarkan.

"Bagi korban ya, saya pertegas ini korban dan bukan untuk pelaku. Jika korban memiliki asuransi jiwa maka akan di-cover perusahaan asuransi tempat dia membeli polis," kata Togar saat dihubungi detikFinance, Rabu (16/5/2018).



Lalu jika korban meninggal dunia dan memiliki polis asuransi jiwa, maka perusahaan asuransi juga akan memberikan uang pertanggungan kepada ahli waris korban. Dalam hal ini ahli waris bisa istri atau suami, anak dan orang tua.

"Ahli waris di sini bisa istri bila laki-laki sudah menikah atau orang tuanya bila belum menikah," imbuh dia.

Kemudian, Togar menambahkan misalnya korban aksi terorisme ini mengalami luka-luka dan membutuhkan penanganan medis yang intensif.

"Nah ini kalau dia punya asuransi kesehatan, maka perusahaan asuransinya akan menanggung biaya sesuai dengan besaran yang tercantum dalam polisnya," ujar dia.

Togar menjelaskan, dalam asuransi jiwa ada perluasan produk untuk menambah proteksi jika belum didapatkan dari produk biasa.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed