Bank Bumiputera Berencana Right Issue Oktober 2005
Selasa, 19 Jul 2005 13:23 WIB
Jakarta - PT Bank Bumiputera Indonesia Tbk (BABP) merencanakan penerbitan saham baru (right issue) pada Oktober 2005. Right issue ini akan menggunakan laporan keuangan per Juni 2005. "Dilaksanakannya audit atas laporan keuangan per 30 Juni 2005 adalah sehubungan dengan rencana perseroan menerbitkan saham melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dengan menggunakan laporan keuangan yang diaudit per 30 Juni 2005," kata Harsya Denny Suryo, Corporate Secretary Bank Bumiputera, Selasa (19/7/2005). Laporan keuangan tersebut diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Hans Tuanakotta Mustafa & Halim-Deloitte Touche Tohmatsu dan diperkirakan selesai pada akhir Agustus 2005. Menurut Harsya, rencana right issue, masih terus diproses perusahaan. Rencananya perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham sekitar Oktober 2005. "Saat ini masih disusun time table dan jumlah saham yang akan dilepas," kata Harsya.Perseroan diperkirakan menggunakan jasa CIMB Niaga Securities sebagai penasihat keuangan untuk proses right issue tersebut. Sebelumnya, Direktur Utama Bank Bumiputera Ghazali Mohd Razak mengatakan, dana dari hasil right issue akan digunakan untuk memperkuat modal perseroan, ekspansi kredit dan pengembangan infrastruktur informasi dan teknologi (IT). Saat ini kompoisi pemegang saham Bank Bumiputera sebesar 58,32 persen dikuasai ICB Global Malaysia, Asuransi Jiwa Bumiputera sebesar 14,96 persen dan publik 26,72 persen. Kinerja perseroan per Maret 2005, mencatat aset sebesar Rp 3,9 triliun. Sedangkan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) 11 persen, dan loan to deposit ratio (LDR) 76,6 persen dari dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 3,3 triliun. Sedangkan kredit bermasalah (NPL) mencapai 3,2 persen.
(qom/)











































