"Kita tidak bisa memprediksi adanya bencana. Tentu kita tidak bisa melihat ada apa ke depan," ujarnya di Nusa Dua, Bali, Kamis (5/7/2018).
Kim yakin Pemerintah Indonesia mampu menangani dan mempersiapkan ajang ini dengan maksimal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan oleh Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, diakuinya saat ini erupsi Gunung Agung terjadi. Namun erupsi itu tergolong kecil.
Diprediksi juga tidak mungkin Gunung Agung erupsi seperti tahun 1963. Jika terjadi, jarak yang terimbas erupsi Gunung Agung sekitar 12 kilometer (km).
"Menyangkut Gunung Agung tadi kita sempat di-brief oleh Kepala PVMBG, pak Kasbani dan Profesor Surono bahwa sangat kecil jika terjadi erupsi besar di Gunung Agung. Ini bisa terjadi seperti Merapi, Sinabung, Krakatau dan lain sebagainya. Menurut mereka hal ini masih lumrah," ujarnya.
"Dan pada Oktober, menurut ramalan cuaca selama 10 tahun yang kita amati, angin itu mengarah ke timur maka awannya ke timur itu worst skenario. Kamu minta pemuka agama untuk berdoa agar tidak terjadi kemungkinan buruk itu," tambahnya. (ara/ara)