Andalkan Pertumbuhan Organik, BII Siap Jadi Bank Jangkar

Andalkan Pertumbuhan Organik, BII Siap Jadi Bank Jangkar

- detikFinance
Kamis, 04 Agu 2005 14:08 WIB
Jakarta - Merasa sudah mampu memenuhi kriteria yang ditetapkan Bank Indonesia, PT Bank International Indonesia Tbk (BII) siap menjadi bank jangkar. Untuk mewujudkan niatnya, BII tetap mengandalkan pertumbuhan organik. "Kita siap menjadi bank jangkar. Untuk meningkatkan modal kita utamakan dulu pertumbuhan organik. Selain itu juga melihat peluang akuisisi atau merger dengan bank lain," kata Dirut BII Henry Ho.Ia menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan analis di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (4/8/2005).Dijelaskan, BII kian yakin untuk menjadi bank jangkar setelah berhasil mencatat perbaikan kinerja selama semester I-2005. Pada periode tersebut BII mampu mencatat CAR 20,93 peren, LDR 56,21 persen, NPL net 2,06 persen, pertumbuhan kredit 55,1 persen, disamping telah menjadi perusahaan publik. Namun untuk melakukan akuisisi atau merger, lanjut Henry, BII akan melihat dulu kondisi bank yang akan diincar termasuk apakah tercapai kecocokan harga dan sinergi jika akuisisi terealisasi. Henry menambahkan, pada semester II-2005, BII akan meningkatkan kredit untuk sektor usaha kecil menengah dan konsumer seperti kartu kredit atau kredit kendaraan. Segmen ini, menurut Henry, masih sangat besar pangsa pasarnya dan juga peluang untuk masuk cukup baik. Selain kredit UKM dan komersial yang lebih atraktif, BII juga akan melihat peluang di bidang infrastruktur yang layak. "Kita bisa saja membentuk konsorsium untuk pembiayaan infrastruktur dengan bank lain," katanya.Selama semester I-205 BII mencatat laba bersih Rp 477 miliar, naik 23 persen dibandingkan semester I-2004 sebesar Rp 387 miliar. Sedangkan pendapatan bunga bersih sebesar Rp 1,129 triliun naik 35 persen dibandingkan semester I-2004 sebesar Rp 835 miliar.BII juga mengeluarkan biaya provisi lebih tinggi 38 persen menjadi Rp 1,098 triliun dibandingkan semester I-2004 Rp 798 miliar. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads