Syahrial: Penjualan Saham Danamon Sesuai Mekanisme Pasar
Jumat, 05 Agu 2005 15:49 WIB
Jakarta - Dirut PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Muhammad Syahrial menepis tudingan bahwa penjualan 10,5 persen saham Bank Danamon telah merugikan negara. Menurutnya, divestasi itu sudah dilakukan sesuai mekanisme pasar.Syahrial menjelaskan, penjualan saham Bank Danamon yang mencapai 515.226.810 lembar itu merupakan jumlah yang sangat besar, mengingat volume perdagangan harian Bank Danamon yang hanya 3.818.926 lembar saham. "Penawarannya sangat besar dibandingkan volume perdagangan sehari-hari. Jadi kita melihat harga Rp 5.200 sudah sangat baik," kata Syahrial di kantornya, Sudirman Square, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (5/8/2005).Dalam penawaran itu, investor yang menawar saham Bank Danamon di harga Rp 5.200 mencapai 701.472.464 saham, harga Rp 5.250 sebanyak 137.759.261 dan Rp 5.300 sebanyak 133.464.877. Menggunakan asumsi perdagangan saham periode 2 Februari hingga 2 Agustus 2005, dengan rata-rata perdagangan saham Bank Danamon yang mencapai 3.818.926 lembar per hari, maka diperlukan 134,9 hari untuk menyelesaikan seluruh divestasi pada tingkat harga rata-rata Rp 4.917."Tapi kan kita menjualnya sekaligus. Dan sudah tidak diperbolehkan lagi menjual drip sale karena itu dilarang karena bisa mengacaukan pasar," tegas Syahrial.Menurut Syahrial, peluang mendapatkan harga saham Bank Danamon yang lebih tinggi cukup sulit, mengingat kecenderungan harga saham Bank Danamon yang menurun. Apalagi, lanjut dia, sudah tidak ada sentimen positif dari Bank Danamon selain laporan keuangan yang baru saja dikeluarkannya.Syahrial menegaskan, pemerintah tidak dirugikan dari penjualan saham Bank Danamon meski harga penjualannya lebih rendah Rp 100 dibandingkan penutupan pada Selasa lalu.Sebelumnya, anggota Komisi XI DPR RI Dradjad H Wibowo menuding penjualan 10,5 persen saham pemerintah di Bank Danamon ditengarai merugikan keuangan negara sebesar Rp 51,5 miliar. Pasalnya, dalam divestasi lanjutan itu, pemerintah 'hanya' berhasil mendapatkan harga Rp 5.200 per saham. Padahal pada penutupan perdagangan sehari sebelum divestasi, yakni Selasa 2 Agustus, harga saham Bank Danamon adalah Rp 5.300. Artinya, ada kerugian hingga Rp 100 per saham. Sementara jumlah saham Bank Danamon yang ditawarkan mencapai 515.226.810 lembar saham.Syahrial menjelaskan, dalam satu bulan terakhir, rata-rata harga saham Bank Danamon mencapai Rp 5.230, rata-rata dua bulan terakhir Rp 5.240, tiga bulan terakhir Rp 5.103, dan enam bulan terakhir Rp 4.917.
(qom/)











































