BI: Kita Waspadai Krisis Turki dan Argentina

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 31 Agu 2018 17:15 WIB
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan pihaknya mewaspadai kondisi terkini yang terjadi di global. Salah satu yang diwaspadai adalah krisis Turki dan Argentina yang terjadi saat ini.

"Kita akan tetap mewaspadai apa yang terjadi di negara lain khususnya di Turki maupun Argentina," ujar Perry di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2018).


Perry mengatakan kondisi perekonomian Indonesia terbilang kuat dan mampu menahan gejolak yang terjadi di negara lain.

"Sejauh ini tentu saja ketahanan ekonomi kita itu cukup kuat, bandingkan sejumlah indikator Indonesia, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi bagus ya," ujar Perry.


BI bersama pihak terkait juga berupaya menurunkan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD). CAD Indonesia pada kuartal II-2018 berada di level 3,04% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Komitmen bersama sinergi bisa menurunkan CAD itu ke depan akan lebih rendah," ujar Perry. (ara/ang)