Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 27 Sep 2018 11:30 WIB

Hati-hati, Ini Tips Agar Tak Kena Penipuan Saat Belanja Online

Tia Reisha - detikFinance
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Maraknya kehadiran e-commerce di Indonesia membuat banyak orang menjadi gemar belanja. Apalagi kini banyak e-commerce yang menawarkan diskon spesial sampai program flash sale.

Barang yang tadinya seharga jutaan rupiah bisa turun fantastis hingga ratusan ribu. Siapa yang tidak tergoda?

Namun tetaplah waspada jika ingin belanja online. Tak bisa dipungkiri bisa saja terjadi penipuan yang dilakukan oleh penjual atau seller.


E-Channel Head Bank Mega, Jimmy Julianto, menjelaskan beberapa tips berbelanja online agar tetap nyaman dan lebih aman. Pertama, pembeli harus bisa memilah mana penjual online atau merchant yang memang terpercaya.

"Nomor satu kita harus pastikan seller tersebut terpercaya, maksudnya yang genuine, memang tidak menipu. Karena banyak yang tergiur harganya miring, tapi ternyata itu bukan seller yang terpercaya. Pastikan seller-nya benar," ujar Jimmy kepada detikFinance, Senin (17/9/2018).

Selain itu, Jimmy menyarankan untuk mencari tahu terlebih dahulu tentang merchant sebelum melakukan transaksi. Pembeli bisa mengetahui jika merchant tersebut terpercaya atau tidak dari berbagai testimoni yang diberikan oleh pembeli sebelumnya.

Ia juga menekankan bahwa transaksi berbelanja online akan lebih aman dengan menggunakan One Time Password (OTP). Kode tersebut nantinya akan dikirim ke nomor pembeli dan harus dimasukkan sebelum mentransfer biaya.

"Kalau terkait dengan transaksi online, apabila melibatkan OTP, maka kode tersebut jangan diberikan apabila ada orang lain yang meminta karena OTP itu memang untuk kita sendiri," tegas Jimmy.

Jika bertransaksi menggunakan mobile banking, lanjut Jimmy, smartphone yang digunakan harus memiliki anti-virus dan anti-malware terbaru. Tidak lupa, ia mengingatkan untuk mengunci smartphone dengan password yang sulit diketahui.


Sementara itu, agar berbelanja online menjadi lebih nyaman, pembeli bisa menggunakan aplikasi mobile banking seperti Mega Mobile. Dengan begitu, pembeli bisa mentransfer biaya di mana saja dan kapan saja.

"Cara daftar Mega Mobile itu mudah. Nasabah yang sudah punya rekening tabungan hanya perlu datang ke ATM Bank Mega untuk registrasi electronic channel. Nanti pilih mobile banking atau Mega Mobile. Setelah daftar, nasabah tinggal download aplikasinya lalu langsung bisa dipakai," jelas Jimmy.

Mega Mobile juga tersedia di App Store untuk smartphone berbasis iOs dan di Play Store untuk smartphone Android. (ega/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com