Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 27 Sep 2018 20:44 WIB

Bisa Nggak Sih Milenial Punya Dana Pensiun Tapi Tetap Jajan Kopi?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban
Jakarta - Milenial penggemar kopi beberapa hari ini pasti mendengar pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menyindir mereka terlalu banyak jajan kopi. Seharusnya, milenial juga memikirkan hari tua dengan membuat dana pensiun untuk hari tua.

Sebenarnya bisa atau tidak tetap jajan kopi tapi juga punya dana pensiun?

Perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andi Nugroho menjelaskan milenial bisa tetap menikmati dua kegiatan tersebut. Caranya, Andi mengungkapkan harus ada penempatan pos yang harus dikuatkan sejak awal.

Misalnya menyisihkan 15% - 20% pendapatan untuk menabung dana pensiun. Kemudian juga untuk membeli kopi disesuaikan waktunya, misal di awal bulan atau akhir pekan.

"Jadi memang harus meyakinkan diri 20% gaji untuk dana pensiun. Untuk jajan kopi atau nongkrong di kafe ya jangan terlalu sering sebulan sekali boleh lah," kata Andi saat dihubungi detikFinance, Kamis (27/9/2018).
Dia menjelaskan, jika memang sangat menyukai kopi. Bisa disiasati dengan membeli di kedai kopi yang tidak terlalu mahal. Saat ini mulai banyak kedai kopi yang menyediakan kopi murah namun rasanya enak.

Andi mengungkapkan, memang dana pensiun atau investasi lain juga sangat diperlukan untuk kualitas hidup yang lebih baik di masa depan. Karena itu dibutuhkan keseriusan dalam mengumpulkan uang di dana pensiun ini.

"Ya memang harus seimbang lah pendapatan dan pengeluaran. Investasi dan dana pensiun untuk hari tua sangat diperlukan agar lebih sejahtera," imbuh dia.

Pemilik kedai Elman Kopi, Stella Maris menjelaskan kopi tidak melulu harganya mahal. Banyak kedai kopi yang menyediakan kopi harga terjangkau dengan rasa yang tak kalah dengan kedai kopi impor dari luar negeri.

"Banyak kok tempat kopi yang kasih harga terjangkau dan enak. Harganya juga tidak lebih dari Rp 30.000 per gelasnya," ujar Stella.

Menurut dia, untuk orang yang menjadikan kopi sebagai gaya hidup, mereka cenderung memilih tempat ngopi yang instagramable, atau kopi dengan tampilan lucu. Nah, biasanya tempat kopi seperti ini harganya lebih mahal, mulai dari Rp 50.000an.
Salah satu bank BUMN yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) juga memiliki dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) untuk para generasi milenial yang ingin memiliki dana pensiun.

Corporate Secretary BRI Bambang Tribaroto menjelaskan, dana pensiun memang memiliki banyak manfaat untuk generasi milenial. Karena dana yang disetorkan akan dikembangkan secara optimal.

Selain itu, setoran minimal bisa dibilang terjangkau hanya Rp 100.000 saja, nasabah bisa mendapatkan fasilitas dari pengelola.

"Dengan ikut menjadi peserta DPLK, seluruh masyarakat baik pekerja formal atau informal bisa mewujudkan masa pensiun yang sejahtera," imbuh dia. (kil/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com