Bank Dunia Sarankan RI Perbanyak Investasi untuk Mitigasi Bencana

Bank Dunia Sarankan RI Perbanyak Investasi untuk Mitigasi Bencana

Noval Dhwinuari Antony - detikFinance
Rabu, 10 Okt 2018 16:52 WIB
Bank Dunia Sarankan RI Perbanyak Investasi untuk Mitigasi Bencana
Foto: CEO World Bank Kristalina Georgieva/Noval Dhwinuari Antony
Nusa Dua - CEO World Bank Kristalina Georgieva menyarankan Indonesia memperbanyak investasi untuk memitigasi bencana, serta melakukan pembangunan yang lebih setelah bencana terjadi. Kristalina mengatakan pihaknya siap membantu Indonesia dalam membangun kembali rumah, sekolah, dan rumah sakit yang tahan bencana.

"Saran kami adalah untuk menanamkan modal lebih lagi dalam kesiapan dan pencegahan, dan membangun lebih setelah bencana itu. Kami siap mendukung membangun kembali sekolah, rumah sakit, rumah-rumah (perumahan). Kurang lebih ketika bencana itu datang lagi, bangunan tersebut dapat kokoh menahan bencana," ujar Kristalina di The Westin Hotel, Bali, Rabu (10/10/2018).

Kristalina mengingatkan, pencegahan terhadap dampak bencana lebih baik daripada mengobati. "1 dolar AS diinvestasikan untuk pencegahan, bisa menyelamatkan 4-7 dolar AS nilai kerusakan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kristalina pun memaparkan beberapa pengalaman Bank Dunia dalam mengatasi dampak bencana di negara lainnya. Bahkan di beberapa negara yang pernah ditangani, bencana alamnya lebih dahsyat dari yang terjadi di Indonesia.

"Kami telah bekerja di banyak negara; Turki, Chile, di mana bencana alamnya lebih kuat daripada di sini (Indonesia)," tuturnya.

Adapun yang bisa dipelajari dari pengalaman Bank Dunia melakukan pembangunan pasca bencana adalah peningkatan standar konstruksi. Selain itu, negara juga harus menjamin masyarakatnya agar memiliki pola pikir manajemen risiko bencana yang baik.

"Dan secara bersama-sama kita saling mendukung ketika bencana itu datang, kita mampu meminimalkan korban meninggal dan mengurangi kerusakan," ucapnya.


Kristalina juga memaparkan pengalaman World Bank dalam melakukan pembangunan pasca bencana di Chile. Setelah menerapkan dan menentukan standar konstruksi bangunan untuk menghadapi gempa bumi, Chile mampu menahan gempa bumi terbesar ketiga dalam sejarah dunia.

"Dan yang kami lihat di sana, bangunan-bangunan yang dibangun di sana sesuai untuk menahan gempa hingga mengurangi jumlah korban meninggal. Untuk di Indonesia kami ingin meyakinkan bahwa negara ini juga dapat menahan bencana, dan melindungi masyarakatnya," jelasnya.




Tonton juga 'Mitigasi Bencana Disiapkan Jelang Rapat IMF-World Bank di Bali':

[Gambas:Video 20detik]

(nvl/ara)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads