Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 10 Okt 2018 16:32 WIB

Aplikasi yap! Kini Terintegrasi dengan e-wallet Dalam dan Luar Negeri

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Dok BNI Foto: Dok BNI
Jakarta - Sistem aplikasi yap! (Your All Payment) dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kini telah terintegrasi dengan e-wallet lain baik domestik maupun luar negeri. Dari domestik, integrasi tersebut diimplementasikan dengan pemasangan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) Code di merchant-merchant BNI. QRIS dapat dipindai oleh aplikasi e-wallet selain yap!.

Uji coba pengguna QRIS tersebut dilaksanakan di area Nusa Dua, Bali pada Rabu (10/10/2018), yang merupakan tempat penyelenggaraan Pertemuan Tahunan Indonesia Monetary Fund (IMF) - World Bank Group (WBG).

Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BNI Dadang Setiabudi menuturkan QRIS dapat dipindai oleh aplikasi e-Wallet lokal seperti T-Cash dari Telkomsel, Bank Sinarmas, Maybank, Permata Mobile, dan t-money serta aplikasi-aplikasi domestik lainnya.

"Dengan BNI sudah mempunyai produk yap! Saat ini kita telah memasang QR interoperabilitas. Jadi ini untuk mendukung program Bank Indonesia memperluas ekosistem dalam hal menuju cashless, interop ini sudah kita lakukan dengan beberapa bank dan non bank, baik lokal maupun internasional," kata Dadang di Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10/2018).


Selain payment antar issuer uang elektronik domestik, QRIS juga dapat menerima inbound transaksi dari luar negeri (Singapura) dengan aplikasi LiquidPay. Adapun LiquidPay merupakan salah satu aplikasi pembayaran dimana sumber dana untuk bertransaksi menggunakan kartu kredit (Mastercard atau Visa). QRIS memberikan customer lebih banyak pilihan untuk melakukan pembayaran di merchant-merchant BNI secara non-tunai (cashless) dan bahkan tanpa kartu fisik (cardless).

Selain LiquidPay, WechatPay juga ambil peran dalam inbound transaksi yang terjadi di Indonesia dengan melaksanakan uji coba yang dilakukan di area Nusa Dua bertepatan dengan Pertemuan IMF-WB 2018.

Menurut Dadang, digitalisasi BNI ini juga menyasar sektor UMKM sekaligus untuk meningkatkan inklusi keuangan di sektor mikro. Baik aplikasi yap! dan QRIS akan terus dikembangkan untuk semakin menambah kemudahan penggunanya.

"Jadi kita harapkan dengan interop ini bisa mempercepat ekosistem dan menggerakkan sektor UMKM. Yang baru dari yap! yakni digitalisasi dari sisi otentfikasi kartu dan PIN, akan ditambah dengan poin dan lainnya," jelas Dadang.

Direktur Bisnis Ritel BNI, Tambok P Setyawati, berujar pengembangan digitalisasi yang saat ini bisa semakin memperkuat BNI untuk segmen cardless dan cashless dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, baik di dalam maupun luar negeri. Kemudahan transaksi para delegasi IMF-WB bisa dilakukan dengan praktis menggunakan digitalisasi BNI.

"Pastinya selain dapat fee base income dari setiap transaski, dan juga ada dana mengendap di BNI. Kita pertama dukung aktivitas internasional di sini, bahwa Indonesia, dalam hal support-nya baik dalam hal acara juga dukungan digital. Mereka mau transaksi tidak perlu bawa cash dari negaranya, jadi cashlass dan cardless di negara kita sudah didukung," tutur Tambok.

yap! merupakan salah satu channel pembayaran yang dimiliki BNI, sistem ini merupakan bagian dari roadmap digitalisasi BNI yang terdiri dari digitalisasi authentication (PIN), digitalisasi uang tunai (cashless) dan digitalisasi kartu fisik (cardless).

Melalui digitalisasi transaksi pembayaran, BNI berharap dapat memberikan peran aktif kepada kemajuan industri UMKM karena dengan yap! seluruh pelaku industri UMKM dapat terhubung dengan dunia perbankan lebih mudah, efektif dan efisien.

"Kerjasama yang terintegrasi ini merupakan bentuk perwujudan dukungan BNI dalam menggalakan gerakan non tunai dan secara otomatis menjadi bank yang ikut berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan devisa negara," ujar Tambok.

"Pengaplikasian integrasi antar sistem pembayaran digital ini tentunya berperan penting pada pengembangan pariwisata karena hal ini mampu memudahkan para pendatang dari luar negeri dalam bertransaksi di Indonesia menggunakan e-wallet dari negara asal mereka," tambahnya.


Aplikasi yap! adalah aplikasi pembayaran dengan 3 sumber dana yaitu Kartu Debit BNI, Kartu Kredit BNI, dan UnikQu (uang elektronik BNI) tanpa biaya operasional. Aplikasi yap! sudah dapat diunduh di Google Play Store dan Apple App Store.

Baca juga informasi Indonesia Pavilion IMF-WBG selengkapnya di sini. (ega/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed