Meski SBI Terus Meningkat, BRI Pertahankan Suku Bunga Kredit

Meski SBI Terus Meningkat, BRI Pertahankan Suku Bunga Kredit

- detikFinance
Senin, 22 Agu 2005 12:34 WIB
Jakarta - Meski suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) terus menunjukkan tren meningkat, namun PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) tetap mempertahankan suku bunga kredit di level 13-14 persen."Kita masih mencoba untuk melakukan efisiensi ke dalam. Jangan buru-buru menaikkan suku bunga karena memang kondisinya masih belum stabil betul," kata Dirut BRI Sofyan Basir.Ia menyampaikan hal itu di sela-sela acara pemberian penghargaan kepada Paskibraka 2005 di kantornya, Jl. Jenderal Sudirman Jakarta, Senin (22/8/2005). Sebanyak 64 anggota Paskibraka 2005 yang berasal dari 32 Provinsi mendapat beasiswa tabungan BRItama masing-masing sebesar Rp 1 juta. Namun jika SBI sudah stabil, tambah Sofyan, maka BRI akan melihat kemungkinan untuk menaikkan suku bunga kreditnya. Yang jelas, kenaikan itu jangan sampai membuat dunia usaha lesu. Untuk mempertahankan tingkat bunga kredit itu, BRI akan mencoba melakukan efisiensi ke dalam guna mempertahankan spread. BRI baru akan mempertimbangkan kenaikan bunga kredit pada September.Berbeda dengan tingkat bunga kredit yang bertahan di level 13-14 persen, tingkat bunga simpanan BRI akan mengikuti mekanisme pasar. "Tapi kenaikannya tidak terlampau signifikan yang jelas kita akan mengikuti pasar," ujarnya.Beberapa bank nasional seperti Bank Internasional Indonesia (BII) kini mulai menaikkan bunga kredit antara 0,5 sampai satu persen seperti. Sedangkan Bank Mandiri memilih mempertahankan suku bunga kredit hingga September 2005. Hal itu dilakukan seiring meningkatnya suku bunga SBI yang kini berada di level 8,5 persen. Akusisi BTNMengenai rencana akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Negara Indonesia (BNI), Sofyan mengaku sejauh ini BRI belum akan mengikuti jejak BNI.BRI juga tidak berniat ikut serta dalam konsorsium BNI dan Jamsostek kecuali diajak. "Kebetulan hari ini BNI yang diarahkan pemerintah, ya kalau nanti konsorsium diajak kami ikut," katanya. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads