DPR Prihatin Anjloknya Rupiah

Minta Pemerintah Serius

DPR Prihatin Anjloknya Rupiah

- detikFinance
Senin, 22 Agu 2005 17:24 WIB
Jakarta - Anjloknya nilai tukar rupiah hingga menembus level Rp 10.000 per dolar AS membuat Ketua DPR Agung Laksono prihatin. Ia pun mendesak pemerintah dan BI serius menanganinya. "Kondisi ini sangat memrihatinkan. Kami meminta pemerintah serius menghadapi masalah ini," kata Agung usai rapat konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/8/2005). Menurut Agung, BI juga selaku otoritas keuangan harus serius karena level Rp 10.000 per dolar AS sudah melewati batas psikologis yang bisa mempengaruhi sektor lain. Ia juga menilai tembusnya rupiah hingga level Rp 10.000 per dolar AS menujukkan koordinasi sektor ekonomi kurang baik. "Kami meminta pemerintah untuk memperbaiki kondisi sektor ekonomi lebih baik. Karena melemahnya rupiah akan mempengaruhi sektor lain," ujar politisi dari Golkar ini.Di tempat terpisah, Ketua Kadin MS Hidayat mengatakan, nilai tukar rupiah yang aman bagi pengusaha adalah level Rp 9.400-9.500 per dolar AS. Kadin juga mendesak pemerintah untuk serius menangani melemahnya rupiah ini. Rupiah Bertahan di Level Rp 10.005/US$Nilai tukar rupiah hingga penutupan perdagangan Senin (22/8/2005) tetap bertahan di level Rp 10.005 per dolar AS. Rupiah sempat mencapai level terendahnya di level Rp 10.020 per dolar AS. Padahal pada awal perdagangan, rupiah masih di level Rp 9.985 per dolar AS. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads