BI Janji Lakukan Intervensi

Rupiah Tembus Rp 10.000/US$

BI Janji Lakukan Intervensi

- detikFinance
Senin, 22 Agu 2005 22:17 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) berjanji akan melakukan intervensi untuk menjaga nilai tukar rupiah. Intervensi tersebut akan diarahkan untuk menjaga volatilitas nilai tukar rupiah."BI akan menjaga volatilitas nilai tukar dengan terus berada di pasar. Tapi intervensi BI diarahkan untuk menjaga volatilitas itu," kata Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah usai Rakor di kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/8/2005).Menurut Burhanuddin, tabiat dari harga adalah naik dan turun. "Kita yang harus menyesuaikan jangan sampai naik-turun itu membuat kita tidak bisa apa-apa," ujarnya.Disebutkan oleh Gubernur BI, ke depan nilai tukar rupiah masih sangat mungkin untuk mencapai Rp 9.400 per US$ 1, karena proyeksi investasi asing tahun depan bisa masuk sekitar US$ 30 miliar. "Hal ini memungkinkan proyeksi nilai tukar Rp 9.400 per US$ 1 bukanlah mustahil, karena akan ditopang dengan fundamental ekonomi yang lebih kuat. Investmen lebih banyak dan ekspor lebih maju, meski ada risiko berupa harga minyak yang masih tinggi," ujarnya.Sementara itu Menkeu Jusuf Anwar menyatakan hingga Agustus 2005 ini posisi rekening pemerintah masih surplus Rp 22 triliun. "Artinya don't worry be happy, negara masih akan aman dalam jangka waktu sangat lama. Pasar jangan panik, jangan berspekulasi. Realisasi pendapatan jauh lebih besar dari belanja negara," katanya. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads