Meikarta Terganjal Izin, BTN Tolak Pengajuan Kredit

Saifan Zaking - detikFinance
Kamis, 25 Okt 2018 16:01 WIB
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mengungkapkan hingga saat ini belum pernah menyalurkan kredit untuk pembelian hunian proyek Meikarta di Cikarang. Hal ini mengingat adanya masalah perizinan dalam megaproyek tersebut.

Direktur Utama BTN Maryono mengaku hingga saat ini pihaknya belum pernah memberikan sekali pun kredit untuk segala proyek Meikarta. Baik dalam Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), maupun kredit untuk konstruksi Meikarta itu sendiri.

"Bahwa BTN sampai sekarang tidak pernah dan belum pernah memberikan KPA atau (kredit) konstruksi untuk Meikarta," jelasnya di Kantor Pusat BTN, Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Maryono juga mengungkapkan, bahwa pihaknya telah beberapa kali mendapat pengajuan kredit untuk pembelian hunian dari proyek Lippo Group tersebut. Namun BTN tak pernah menyetujui pengajuan kredit karena tahu ada masalah yang membelit pada proyek Meikarta.


"Ada beberapa pengajuan tapi kami tidak menyetujui atau mengembalikan, karena kita mengetahui bahwa Meikarta itu beberapa dari sisi legal atau dari sisi perizinan pada saat itu kami mengetahui belum sempurna," ungkapnya.

Walau begitu, Maryono mengatakan, bahwa pihaknya selama ini juga telah menjalin kerja sama dengan Lippo Group yang merupakan pengembang Meikarta. Namun, kerja sama itu dilakukan untuk proyek-proyek lain.

Lebih dari itu, dia juga mengatakan, tak menutup kemungkinan bila BTN akan bekerja sama terkait dengan pembiayaan proyek Meikarta ke depannya bila segala masalah yang membelit itu sudah selesai diatasi.

"Kalau Lippo Group-nya kami sudah kerja sama dan cukup lama tapi bukan proyek-proyek di Meikarta. Jadi kita melihat kerja sama kalau segala sesuatu perizinan administrasi semuanya sudah sesuai on the track ya kita kerja sama, karena ini belum ada ini (izin) kita tidak melakukan kerja sama," ujarnya.





Tonton juga 'Dituding Terima Aliran Dana Meikarta, Kubu Jokowi: Ini Politisi Sontoloyo':

[Gambas:Video 20detik]

(fdl/ara)