Bank Niaga Naikkan Suku Bunga 25-50 Basis Poin

Bank Niaga Naikkan Suku Bunga 25-50 Basis Poin

- detikFinance
Rabu, 24 Agu 2005 14:07 WIB
Jakarta - Seiring terus meningkatnya suku bunga SBI, Bank Niaga juga akan menaikkan suku bunga baik simpanan maupun deposito pada kisaran 25-50 basis poin."Rate penjaminan sewaktu-waktu berubah. Perubahan ini kita sesuaikan seiring dengan waktu sesuai SBI," kata Presdir Bank Niaga Peter B. Stok di sela-sela peluncuran linkage programme bank umum dan BPR di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (24/8/2005).Peter menjelaskan, kenaikan suku bunga penjaminan atau simpanan dan kredit akan dilakukan secara bertahap. Peter juga mengakui, kenaikan suku bunga itu akan sedikit menekan net interest margin Bank Niaga. "Tetapi kan volumenya masih besar. Volume loan kita perkembangannya cukup baik," ujarnya.Mengenai rencana penerbitan saham baru atau right issue, Peter mengungkapkan, dana itu akan digunakan untuk ekspansi kredit. Sebelumnya, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPS Bank Niaga 25 Agustus mendatang. "Yang penting performans Bank Niaga baik. Mestinya pemegang saham juga mengerti," tegas Peter. Linkage Programme dengan BPRSembilan bank umum, satu BPD dan 38 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) pada hari ini menandatangani surat pemberitahuan persetujuan pemberian kredit (SP3K) dalam rangka kerjasama linkage programme. Adapun bank umum yang memberikan kredit adalah Bank Mandiri yang memberikan kredit Rp 33,9 miliar kepada 7 BPR. Total kredit yang sudah disalurkan Bank Mandiri melalui linkage programme sampai Juni 2005 mencapai Rp 478,8 miliar. BCA menyalurkan kredit Rp 4,1 miliar untuk 8 BPR dan, secara total sudah menyalurkan Rp 17,3 miliar. BII menyalurkan kredit Rp 15,6 miliar untuk 6 BPR, dan secara secara total Rp 198,4 miliar. Bank Danamon menyalurkan kredit Rp 23 milar untuk 5 BPR, atau secara total menyalurkan kredit ke BPR Rp 142,8 miliar. Bank Niaga menyalurkan Rp 2,85 miliar untuk 5 BPR, atau secara total menyalurkan kredit ke BPR 275 miliar. Bank Bukopin menyalurkan dana Rp 12 miliar untuk 2 BPR atau secara total menyalurkan kredit ke BPR Rp 12,6 miliar. BRI menyalurkan Rp 2,5 miliar untuk 2 BPR atau secara total menyalurkan kredit ke BPR Rp 10,3 miliar. BNI menyalurkan kredit Rp 3 miliar untuk 1 BPR atau secara total menyalurkan kredit ke BPR Rp 5,4 miliar. Bank Muamalat menyalurkan kredit Rp 2 miliar untuk 1 BPRS atau secara total menyalurkan kredit ke BPR Rp 18,7 miliar. BPD Jabar menyalurkan kredit Rp 5 miliar untuk 1 BPR atau secara total menyalurkan kredit ke BPR 3,6 miliar. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads