Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 08 Nov 2018 07:48 WIB

Cadev RI Naik Lagi, Darmin: Karena Partai Donald Trump Kalah

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Sejumlah strategi yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan cadangan devisa mulai menunjukkan hasil. Pasalnya, cadangan devisa Indonesia tercatat US$ 115,2 miliar pada akhir Oktober 2018.

Angka tersebut terpantau meningkat dibandingkan dengan US$ 114,8 miliar pada akhir September 2018.

Menanggapi itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan penyebab utamanya adalah gonjang-ganjig ekonomi dunia ditambah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bakal mengerem kebijakan-kebijakan galaknya.

"Sebenarnya itu ini semuanya karena euforia dunia yang bilang begini begitu, perang dagang akan begini," kata Darmin di Kantornya Malam, Rabu (7/11/2018).

Dari perkembangan ekonomi dunia belakangan ini, kata Darmin, membuat banyak investor yang menyimpan dananya di Indonesia.

Selain itu, kata Darmin, menangnya Partai Demokrat dan dipastikan merebut kendali atas House of Representatives (HOR) Amerika Serikat (AS), yang selama ini didominasi Partai Republik juga memberikan dampak terhadap arus modal yang masuk negara berkembang.

"Karena di AS ya HOR-nya dimenangkan oleh Demokrat. Orang mulai hitung, nah ini kebijakan galaknya Trump. Boleh jadi akan direm. Ini semua spekulasi. Ya, jadi arahnya pada saatnya akan balik ke fundamentalnya," jelas dia. (hek/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed