BTN Lawan Habis Upaya Akuisisi
Jumat, 26 Agu 2005 10:26 WIB
Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (persero) atau BTN melawan habis-habisan upaya akuisisi yang direncanakan pemerintah. Setelah menggelar istigotsah dan membuat kajian internal tentang akuisisi, kini BTN memasang iklan besar-besaran yang intinya menolak rencana merger atau pun akuisisi.Iklan separuh halaman tersebut dimuat di salah satu harian terkemuka di ibukota, Jumat (26/8/2005).Dalam iklan tersebut disebutkan, bahwa berkaitan dengan pemberitaan seputar rencana merger atau akuisisi, Direksi BTN menegaskan bahwa Presiden RI tetap menginginkan adanya bank yang fokus pada pembiayaan perumahan. Direksi BTN menegaskan, sebagai bank yang ditugasi pemerintah untuk menyediakan pembiayaan perumahan (KPR) pada saat ini berada dalam kondisi yang sangat baik. Kondisi itu berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2005 yang mencatat NPL 1,23%, CAR 17,89%, laba Rp 275 miliar, ROA 1,99% dan ROE 42,63%.BTN juga tetap konsisten dan peduli dalam memberikan pelayanan nasabah dalam memanfaatkan produk dan jasa BTN.BTN sendiri sangat keras menolak rencana akuisisi. Sementara BNI beserta anggota konsorsium lainnya seperti Jamsostek sudah mengambil ancang-ancang setelah mendapat lampu hijau dari pemerintah.Meneg BUMN Sugiharto sebelumnya menyatakan, BTN tidak akan dimerger, namun hanya akan diakuisisi. Hal itu penting mengingat BTN kini membutuhkan dana segar untuk mewujudkan program pemerintah membangun sejuta rumah.
(qom/)











































