Masih Terpuruk, Pemerintah Siap Konversi Dolarnya ke Rupiah
Jumat, 26 Agu 2005 17:08 WIB
Jakarta - Pemerintah siap-siap mengkonversi dolar miliknya yang selama ini disimpan di Bank Indonesia ke rupiah. Langkah ini terpaksa ditempuh jika rupiah tak kunjung menguat. Jumlah yang dikonversi sekitar US$ 400-500 juta. Lumayan!"Jika perlu bahkan kami bisa mengkonversi saldo kita dalam dolar untuk beli rupiah," kata Dirjen Perbendaharaan Negara Depkeu Mulia P Nasution di gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/8/2005).Dijelaskan Mulia, jumlah simpanan (saldo) pemerintah dalam bentuk dolar AS yang disimpan di Bank Indonesia mencapai US$ 1 miliar. "Harapan rupiah menguat masih kita tunggu. Tapi jika awal minggu depan masih melemah, maka konversi akan dilakukan. Jumlah yang dikonversi sekitar US$ 400-500 juta," jelasnya.Dalam kesempatan itu Mulia juga menyebutkan bahwa dari sisi keuangan negara sejauh ini masih aman. Pasalnya per 15 Agustus surplus anggaran masih sebesar Rp 22 triliun, dan jika dihitung dengan kewajiban membayar utang, maka masih surplus sekitar Rp 12 triliun. Sedangkan keseluruhan saldo anggaran pemerintah yang saat ini disimpan di Bank Indonesia mencapai Rp 70 triliun.Menyangkut realisasi pencairan anggaran, Mulia menargetkan pada kuartal ketiga ini untuk belanja barang bisa terserap hingga 60 persen. Namun untuk belanja modal baru akan terealisasi sebesar 60 persen pada kuartal keempat.Selanjutnya untuk pencairan subsidi BBM, sejauh ini pemerintah sudah mengucurkan Rp 54 triliun dari target Rp 101,4 triliun hingga akhir tahun.
(san/)











































