Rupiah Menembus Level Rp 10.500 per dolar AS
Senin, 29 Agu 2005 18:36 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah terus merosot dan berada di level Rp 10.669/dolar AS pada akhir perdagangan Senin (29/8/2005). Pelaku pasar mencemaskan tembusnya level Rp 10.500 per dolar AS kian membuat spekulan merajalela.Menurut penuturan seorang dealer, setelah tembus level Rp 10.500 per dolar AS, spekulan ditengarai makin merajalela. "Orang yang tidak main kan jadinya tertarik," ujar seorang dealer.Ia memperkirakan, rupiah bisa dengan mudah menembus level Rp 11.000 per dolar AS, jika pemerintah tidak segera mengambil langkah konkret mengatasi melemahnya rupiah.Sementara anggota Komisi XI DPR RI Dradjad H Wibowo mengatakan, tidak ada quick fix terhadap anjloknya rupiah karena yang terjadi adalah panic selling dan loss confidence. "Tapi dalam jangka panjang, beberapa harus segera diambil langkah-langkah administratif yang bisa meningkatkan suplai dolar dan mengurangi spekulasi," tambahnya. Untuk suplai dolar, lanjut Dradjad, repatriasi devisa harus segera dilakukan. Dan untuk mengurangi spekulasi, BI harus minta Menteri Perdagangan melarang anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan non anggota BBJ melakukan perdagangan mata uang dan indeks bursa luar negari. Berdasarkan SK Kepala Bappebti No. 55 tahun 2004, anggota BBJ dan non anggota BBJ/non akses bisa memperdagangkan valas atau indeks luar negeri. Aturan tersebut dinilai Dradjad menyimpang dari aturan tentang perdagangan berjangka komoditi.
(qom/)











































