Jepang-RI akan Teken Billateral Swap Agreement US$ 6 Miliar

Jepang-RI akan Teken Billateral Swap Agreement US$ 6 Miliar

- detikFinance
Senin, 29 Agu 2005 19:17 WIB
Jakarta - Indonesia dan Jepang akan menandatangani perjanjian billateral swap agreement senilai US$ 6 miliar. Kesepakatan ini dalam rangka Chiang Mai Initiative mengenai ASEAN+3 beberapa waktu lalu. "Tujuannya standby untuk memperkuat cadangan devisa bagi negara-negara ASEAN. Jadi bukan hanya untuk di Indonesia saja," kata Deputi Gubernur BI Hartadi Sarwono di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/8/2005).Menurut Hartadi, selain Jepang, Korea dan Cina juga ambil bagian dalam ASEAN+3 ini. Perjanjian ini berlaku selama 2-3 tahun, dan rencananya akan difinalisasi Selasa (30/8/2005) besok.Dalam billateral swap agreement sebelumnya, Jepang memberikan komitmen US$ 3 miliar, Korea US$ 1 miliar, Cina US$ 1 miliar.Sementara kepala Bapeki Depkeu Anggito Abimanyu mengatakan, ditandatanganinya perjanjian ini akan menambah kepercayaan pada Indonesia. Namun Indonesia diharap jangan sampai menarik dana ini karena jika dana ini ditarik berarti ada masalah dalam neraca pembayaran Indonesia. "Saya harap tidak ditarik, karena kalau ditarik berarti ada masalah dengan NPI," ujarnya.Pelaku pasar sendiri juga menantikan billateral swap agreement karena diharapkan mampu menopang cadangan devisa Indonesia, yang pada akhirnya bisa menguatkan rupiah. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads