Rupiah Jatuh ke Rp 11.100/US$
Selasa, 30 Agu 2005 09:56 WIB
Jakarta - Pelemahan rupiah kian tak terkendali. Pada awal perdagangan Selasa (30/8/2005), rupiah langsung anjlok ke level Rp 11.100 per dolar AS. Menurut data Reuters, posisi tersebut berarti melampui level terendah sejak 6 November 2001 saat rupiah berada di level Rp 10.975 per dolar AS. Sementara posisi terendah rupiah dicapai pada 23 Juli 2001 saat rupiah berada di level Rp 11.125 per dolar AS.Dealer mengatakan, setelah tertembusnya level Rp 10.500 per dolar AS, para pelaku pasar kian tergiur untuk memborong dolar. Hal itu menyebabkan rupiah kian mudah menembus level Rp 11.000 per dolar AS.Dealer itu juga mengatakan, BI harus segera mengeluarkan aturan untuk membatasi aksi spekulasi valas. Secercah harapan bagi penguatan rupiah muncul dari rencana billateral swap agreement antara pemerintah Indonesia dan Jepang senilai US$ 6 miliar.Hasil kesepakatan itu diharapkan mampu menopang posisi cadangan devisa yang terus tergerus untuk menguatkan rupiah. BI sendiri kian giat melakukan sejumlah operasi moneter untuk menguatkan rupiah. Pada Senin (29/8/2005) kemarin, BI dua kali menjual fasilitas semalam untuk menarik rupiah dari sistem perbankan dan menguatkannya. BI sempat menarik likuiditas senilai Rp 6,92 triliun melalui fine tune kontraksi. BI juga menjual Rp 4,35 triliun simpanan overnight pada tingkat bunga 7,08 persen.
(qom/)











































