Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 30 Nov 2018 11:31 WIB

Hindari Fintech Abal-abal, Kenali Cirinya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Beberapa waktu terakhir financial technology (fintech) ilegal ramai diperbincangkan. Pasalnya fintech ini sudah 'memakan' banyak korban.

Fintech abal-abal itu memberikan bunga yang sangat tinggi hingga penagihan yang meresahkan. Supaya tidak terjebak dengan fintech abal-abal itu berikut ciri fintech ilegal yang harus diperhatikan.

Ketua satuan tugas waspada investasi Tongam L Tobing menjelaskan fintech ilegal dalam praktiknya memiliki kejanggalan-kejanggalan yang sebenarnya bisa dikenali.


Misalnya dalam aplikasi keterangan perusahaan tidak jelas. "Ada beberapa ciri utama, selain tidak terdaftar di OJK, ciri fintech ilegal antara lain, Kantor dan pengelola tidak jelas atau sengaja disamarkan," kata Tongam saat dihubungi detikFinance, Jumat, (30/12/2018).

Kemudian proses pencairan pinjaman sangat cepat. Hanya dengan identitas seperti KTP pengguna layanan bisa langsung mendapatkan dana yang diinginkan.

Tongam menjelaskan hal itu berbeda dengan fintech legal yang sudah terdaftar di OJK. Fintech legal melakukan analisa selama beberapa hari sebelum memutuskan pengajuan kredit masyarakat.

Kemudian fintech ilegal ini juga melakukan kegiatan yang merugikan. Seperti mengintip daftar kontak pada handphone pengguna.


"Biasanya mereka menyalin semua kontak HP yang dapat digunakan untuk intimidasi pada saat penagihan," ujarnya.

Menurut Tongam, fintech abal-abal ini juga memasang bunga yang sangat tinggi untuk menjerat nasabahnya. Kemudian denda yang diberikan juga seperti tak ada batasan.


Tonton juga 'Meski Menguntungkan, Fintech Dianggap Rawan Cyber Crime':

[Gambas:Video 20detik]

Hindari Fintech Abal-abal, Kenali Cirinya
(kil/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed