Semester I-2005
Laba Bank Mandiri Anjlok 80%
Rabu, 31 Agu 2005 10:23 WIB
Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) pada semester I-2005 mencatat penurunan laba bersih hingga 80 persen menjadi Rp 616 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 3,073 triliun. Penurunan laba bersih ini terkait dengan meningkatnya kredit bermasalah (NPL) perseroan menjadi 24,6 persen dibandingkan triwulan I-2005 sebesar 17,3 persen. "Penurunan laba bersih disebabkan masih berlanjutnya proses konsolidasi untuk kredit korporasi yang dimiliki Bank Mandiri yang mengakibatkan peningkatan jumlah pencadangan untuk NPL," kata Direktur Bank Mandiri Nimrod Sitorus dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (31/8/2005).Selain itu Bank Mandiri sedang melakukan kajian atas kondisi NPL berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 7 tahun 2005 tentang kualitas aktiva produktif. Menurutnya, dengan diterapkannya aturan itu, maka Bank Mandiri akan melakukan penyesuaian untuk memberikan gambaran mengenai NPL. Bank Mandiri selama 6 bulan pertama telah menurunkan kredit sebesar Rp 6,9 triliun ke status kolektibilitas NPL.Dari sisi pendapatan bunga bersih juga mengalami penurunan 11,2 persen menjadi Rp 4,456 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 5,018 triliun. Penurunan pendapatan bunga bersih ini disebabkan karena turunnya bunga dari obligasi pemerintah. Dan di sisi lain pengeluaran beban bunga juga mengalami peningkatan. Jumlah kredit baru yang telah disalurkan sampai semester I-2005 mencapai Rp 21,9 triliun, atau naik 26,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sehingga total outstanding kredit menjadi Rp 104 triliun. Dana pihak ketiga naik 6,7 persen menjadi Rp 183,2 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya karena ada kenaikan dari tabungan sebesar 13,8 persen, deposito 5,6 persen. Sementara giro relatif stabil.Kinerja lainnya, CAR tercatat 23,3 persen, yang memperhitungkan risiko kredit dan risiko pasar. Sedang LDR tercatat 56,8 persen.
(qom/)











































